Pemerintah Provinsi Banten terus memantau proses sinkronisasi data kuota siswa untuk Program Sekolah Gratis (PSG) di sekolah swasta.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh calon siswa tertampung, terutama yang tidak lolos di sekolah negeri, kata Pelaksana tugas Kepala Disdikbud Banten, Lukman di Kota Serang, Kamis.

"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten terus memantau proses sinkronisasi data kuota Program Sekolah Gratis (PSG) di sekolah swasta, yang saat ini masih berlangsung," kata Lukman. 

Saat ini sekolah swasta sedang melakukan sinkronisasi data. Sekolah yang sudah full akan dialihkan ke sekolah sekitarnya, ujar dia.

Baca juga: Gubernur Andra Soni jadikan pengalaman pribadi dasar Sekolah Gratis

Menurut data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten per 7 Juli 2025, sebanyak 232 SMA swasta menyediakan kuota 36.141 siswa, dan 11.712 siswa telah diterima.

Di jenjang SMK, 522 sekolah swasta menyediakan 60.136 kuota, dengan 56.880 siswa telah diterima. Sementara itu, dari 6.343 kuota sekolah swasta, baru 2.582 siswa yang diterima di 59 sekolah.

Lukman menegaskan bahwa pihaknya telah meminta semua sekolah swasta berkoordinasi aktif untuk menyerap siswa yang belum tertampung.

“Sudah diperintahkan, sekolah swasta mengarahkan siswa ke sekolah yang masih kurang jika sekolahnya penuh,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, ketimpangan distribusi sekolah di Banten, terutama di wilayah selatan seperti Lebak dan Pandeglang, menjadi salah satu tantangan utama. “Wilayah selatan itu, tapi berjalan saja. Swastanya gak ada, negerinya juga sedikit,” ujar Lukman.

Baca juga: Gubernur Andra Soni tegaskan di sekolah swasta gratis tak boleh ada iuran

Disdikbud juga meminta partisipasi orang tua siswa untuk aktif menjalin komunikasi dengan pihak sekolah dalam mencari alternatif pendidikan.

“Asal orang tuanya kooperatif, datang ke sekolah. Insya Allah, sekolah akan mengarahkan ke yang masih kurang,” katanya.

Program Sekolah Gratis merupakan upaya Pemprov Banten untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya tanpa biaya bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengisian kuota di sekolah swasta menjadi bagian penting untuk menjangkau seluruh peserta didik.

Adapun Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk seluruh siswa baru, baik di sekolah negeri maupun swasta, akan dimulai pada Senin, 14 Juli 2025. “Itu program nasional. Semua sekolah, negeri swasta, mulai MPLS tanggal 14,” pungkas Lukman.

Baca juga: Gubernur Banten tegaskan Sekolah Gratis harus adil merata dan bebas korupsi

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025