Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten melakukan pencetakan apostille terbanyak sepanjang 2025 dengan mencetak 76 dokumen sekali pencetakan. 

Dalam keterangan yang diberikan oleh Guruh Jurhana dari Tafis Sulaimaniyah Banten disebutkan bahwa pencetakan ini bertujuan untuk melanjutkan pendidikan bagi santri-santri di Tafis Sulaimaniyah Banten, Kamis.

"Kami melakukannya permohonan pencetakan ini setiap tahun, hingga saat ini sudah ada sekitar 6.000 santri dari seluruh Indonesia yang kami berangkatkan ke Turki sehingga memerlukan dokumen apostille ini," kata Guruh dalam keterangan resminya.

Baca juga: Pagar Butar-Butar resmi jabat Kakanwil Kemenkum Banten

Dokumen yang paling banyak diajukan adalah surat persetujuan orang tua, mengingat sebagian besar santri masih di bawah umur.

Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum Septi Erni menyebut bahwa capaian ini menunjukkan komitmen Kanwil Kemenkum Banten dalam mendukung akses pendidikan internasional bagi generasi muda, sekaligus mengoptimalkan layanan apostille untuk kebutuhan masyarakat.

"Kami terus berupaya memberikan pelayanan apostille yang cepat, akurat, dan efisien, bahkan untuk pengajuan dalam jumlah besar sekalipun," ujar Septi Erni dalam keterangannya.

Baca juga: Kakanwil Banten hadiri pengukuhan POP Pusat di rangkaian Hari Pengayoman

Pewarta: Mulyana

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025