Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya pendidikan kepemimpinan yang responsif guna menghadapi tantangan zaman dalam skala lokal hingga global.

"Kepemimpinan di masa depan menghadapi tantangan yang kompleks dalam skala lokal regional maupun global. Proses pendidikan dan pembentukan calon pemimpin bangsa sangat penting," ujar Andra dalam keterangannya di Kota Serang, Selasa.

Andra Soni menerima kunjungan 27 peserta Studi Strategi Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXVIII Tahun 2025 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, di Pendopo Gubernur Banten.

Baca juga: Gubernur Andra Soni: Program KB kunci tingkatkan kualitas SDM

Andra menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai momen penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan kepemimpinan yang semakin kompleks.

“Merupakan kebanggaan bagi Provinsi Banten menerima para calon pemimpin nasional yang tengah ditempa dalam proses pemantapan kepemimpinan,” ujar Andra Soni menambahkan.

Ia menilai, forum seperti SSDN menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai media memperluas wawasan dan memperkuat kolaborasi untuk pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan,” ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, Andra juga menyatakan keterbukaan Pemerintah Provinsi Banten terhadap masukan dan pemikiran strategis dari para peserta P4N demi mendorong kemajuan daerah.

Baca juga: Pemprov Banten lakukan asesmen terbuka calon Sekda definitif

Sementara itu, sambutan Gubernur Lemhannas RI Tb Ace Hasan Syadzily yang dibacakan oleh Ketua Rombongan Irjen Pol Kamarudin menyampaikan apresiasi atas dukungan Provinsi Banten dalam pelaksanaan kunjungan. 

Ia menjelaskan, P4N merupakan kelanjutan dari Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) yang bertujuan mencetak kader pemimpin nasional.

Selama enam bulan, peserta mempelajari berbagai isu geopolitik lokal, regional, dan global.

Kunjungan SSDN ini dilaksanakan selama tiga hari, dari 22 hingga 24 April 2025, dengan Provinsi Banten sebagai salah satu dari empat daerah tujuan selain Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga: RPJMD 2025-2030, Pemprov Banten fokus pendidikan hingga infrastruktur

 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025