Jakarta (Antara News) - Nippon Paint Indonesia membantu membangun 100 rumah dan merenovasi gedung sekolah di Desa Kabil, Batam, Provinsi Kepulauan Riau berkerja sama dengan Habitat for Humanity Indonesia.

"Tujuan kami membantu warga Kabil mewujudkan rumah yang layak agar keluarga di dalamnya dapat tumbuh dan berkembang seperti warga lain di Batam," kata Asisten General Manager Nippon Paint Indonesia, Thomas Ng di Jakarta, Senin.

Tidak hanya itu perusahaan juga memberikan program peningkatan keterampilan dengan harapan mereka dapat terbebas dari kemiskinan, jelas Thomas.

Thomas menjelaskan renovasi sekolah SD IT Mambaul 'Ulum meliputi pembangunan dua ruang kelas baru, toilet baru yang lebih layak, serta pembenahan interior secara menyeluruh seperti plester dinding dan lantai yang dilapisi ubin.

Habitat for Humanity adalah organisasi non-pemerintah yang bertujuan untuk membangun rumah yang terjangkau bagi masyarakat marginal, sebagai respon terhadap masalah perumahan miskin di seluruh dunia. 

Menurut Hadrianus Edi Handoko, Manajer Cabang Batam dari Habitat for Humanity Indonesia, 13 persen penduduk Batam terpaksa tinggal di rumah liar (Ruli), atau  pemukiman ilegal di sekitar area industri tempat mereka bekerja. Gaji rata-rata dari kelas pekerja di Batam sekitar Rp1 Juta per bulan.

Desa Kabil ditempati 4.557 keluarga, 40 persen hidup di bawah garis kemiskinan dan tinggal di Ruli. Bangunan Ruli sendiri berupa kayu lapis 3 milimeter sehingga tingkat keamanannya rendah serta rawan terjadi kebakaran, ujar dia.

Hadrianus mengatakan bersama Nippon Paint telah sepakat untuk meningkatkan keterampilan dan mengubah pola pikir masyarakat di kawasan tersebut.

Thomas Ng mengatakan melalui program "Colourful Dreams" diharapkan warga setempat  dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif serta memenuhi kebutuhan pengembangan diri anak-anak, pada akhirnya membangun kepercayaan diri dan harga diri anak-anak yang kurang mampu. 

Pelatihan pengecatan dan plester serta perbaikan sekolah merupakan langkah pertama dalam menciptakan lingkungan yang layak. Untuk selanjutnya, kami akan adakan langkah berikut dengan sasaran guru dan anak-anak, jelas Thomas.

"Kami berencana menyelenggarakan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam mendidik generasi berikut, sekaligus menyelenggarakan kemah anak untuk menanamkan percaya diri," ujar Thomas.

"Kami juga bermaksud mengundang seniman mural lokal untuk berpartisipasi melalui desain dan seni mural. Dengan menggunakan sekolah dan 100 rumah baru tersebut sebagai kanvas, kami ingin menciptakan identitas yang unik bagi masyarakat Kabil,”ujar Thomas.

Melalui program Colourful Dreams (Impian Warna-warni), Nippon Paint telah melakukan inisiatif serupa di Sabah, Malaysia dan menyediakan lokakarya peningkatan keterampilan bagi para tukang cat dan guru untuk menghasilkan kesempatan kerja tambahan. 

Melalui Colourful Dreams Camp (Kemah Impian Warna-warni), anak-anak juga memperoleh manfaat untuk mengekspresikan diri mereka dan belajar sambil bermain melalui seni dan prakarya. 

Secara keseluruhan, Nippon Paint melibatkan seluruh masyarakat, mulai dari meningkatkan keterampilan warga desa dan guru, hingga mendidik generasi muda, ujar Thomas.

Thomas mengatakan program pelatihan kepada warga Kabil diberikan melalui mitra kontraktor. Mereka mengajarkan teknik memplester dan mengecat dinding. SElain itu warga juga diberikan pelatihan kesehatan dan kebersihan.

Pewarta: Ganet Dirgantoro

Editor : Ganet Dirgantara


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2016