Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita meminta kepada kader Posyandu membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah itu.

"Para kader sangat membantu kami dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat dengan cara promotif," kata Bupati Irna Narulita usai perjngatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 di Pandeglang, Rabu.

Baca juga: Pertamina Uji Coba Transaksi BBM Bersubsidi Menggunakan QR Code di Pandeglang

Dikatakan Irna, perjuangan kader dalam mendorong peningkatan kesehatan masyarakat tidak diragukan lagi, karena selama ini selalu siaga mendampingi masyarakat dan membantu tenaga kesehatan di tingkat Puskesmas.

"Kita makhluk Allah yang penuh dengan manfaat, dengan kita membantu orang lain akan memiliki nilai ibadah untuk bekal kelak," kata Irna.

Menurut Irna, hasil penilaian prevalensi stunting pada tahun 2012 Kabupaten Pandeglang kurang lebih di angka 37 persen. Setelah dilakukan pengukuran ulang, ternyata kasus stunting di bawah angka tersebut.

"Bisa saja terjadi kesalahan pada saat itu, kita lakukan pengukuran ulang pada bulan penimbangan balita dengan 1.700 alat ukur dibantu kader Posyandu, hasilnya di bawah angka itu, dan saat ini diperkirakan di angka 25 persen," katanya.

Karena peran kader sangat besar dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat termasuk masalah stunting, Bupati Irna Narulita berharap insentif para kader Posyandu dapat ditingkatkan.

"Kita upayakan ada peningkatan insentif para kader, semoga mereka tetap semangat membantu pemerintah daerah," katanya.

Salah seorang kader Posyandu Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Urkiah mengatakan, pihaknya bersyukur jika ada wacana kader Posyandu akan ditingkatkan insentifnya. Ia mengaku sudah menjadi kader selama kurang lebih 28 tahun.

"Kami bekerja ikhlas, Alhamdulillah jika kami diperhatikan, karena kami siang dan malam harus siap menemani pasien ke Posyandu dan Puskesmas," katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Raden Dewi Setiani mengatakan, HKN ke-58 tahun 2022 mengangkat tema "Bangkit Indonesiaku sehat Negeriku", tema ini dipilih untuk menggambarkan bangkitnya semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

"Kita secara bersama bahu - membahu dan bergotong-royong dalam menghadapi situasi kesehatan di masa pandemi COVID-19, sehingga dapat kembali beraktivitas dan produktif agar kembali bangkit dan kembali sehat," katanya.

Ia mengatakan, kader Posyandu adalah garda terdepan dalam pendampingan kepada calon ibu baik kesehatan maupun gizi.

Para kader.Posyandu mengedukasi ibu hamil, ibu menyusui untuk penurunan angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB) serta kasus stunting.

"Para kader selalu kami berikan pelatihan, refresing kader, dan bimbingan teknis," kata Dewi.

Pewarta: Mulyana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2022