Pelatih kepala Miami Heat Erik Spoelstra mengakui timnya harus menemukan resolusi bersama untuk bangkit dari keterpurukan setelah kalah 104-118 dari tamunya Golden State Warriors di FTX Arena, Rabu waktu setempat (Kamis WIB).

Bukan hanya menelan kekalahan keempat dalam tujuh pertandingan terakhir, pertandingan kali ini juga diwarnai ketegangan yang terjadi di bangku cadangan dalam sebuah sesi timeout di paruh kedua pertandingan.

Baca juga: LeBron James bukukan triganda, namun Lakers telah kekalahan lawan Rockets

Jimmy Butler awalnya mendebat instruksi dari Spoelstra yang kemudian memantik adu mulut dengan Udonis Haslem hingga beberapa pemain Heat terpaksa harus memisahkan Butler dan Haslem demi menenangkan keadaan.

Kyle Lowry yang sempat berada di tengah-tengah antara Butler dan Haslem menyebut hal itu sebagai percikan emosi yang hadir dalam sebuah pertandingan.

"Sungguh keadaan gila, tapi itu bagian dari gairah pertandingan," kata Lowry selepas pertandingan seperti dikutip dari situs resmi NBA, Kamis.

Sementara Spoelstra menilai bahwa situasi yang dialami Heat harus menjadi titik tolak tim untuk menemukan performa terbaik mereka lagi, meski ia juga mengakui bahwa timnya perlu mendapat sedikit tamparan demi menyadarkan diri.

"Anda bisa menjadikan momen-momen di tengah musim sebagai titik tolak. Anda bisa juga mendapat gemblengan bersama karena rasa frustrasi atau kekecewaan," kata Spoelstra.

"Beberapa tim juga bisa saja justru bereaksi ke arah berlawanan, tetapi saya tidak melihat itu di tim ini. Saya tidak melihatnya di ruang ganti, tapi kami jelas butuh sedikit tamparan peringatan," ujarnya menambahkan.

Kekalahan kali ini membuat kedudukan Heat di puncak klasemen Wilayah Timur sedikit terancam. Heat masih memiliki catatan menang kalah 47-26, tapi sekarang hanya unggul 1,5 gim dari tiga tim di bawahnya yakni Philadelphia 76ers (45-27), Milwaukee Bucks (45-27) dan Boston Celtics (46-28).

Heat selanjutnya akan kembali bermain di kandang menjamu New York Knicks pada Jumat (25/3) waktu setempat.

Pewarta: Gilang Galiartha

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2022