Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak warga Banten agar dapat melindungi para kiai, para ulama, dan para da'i di Banten, yang selalu berjuang mengajak umat islam meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT.

"Sebagai Gubernur saya akan berada pada posisi terdepan agar para pejuang, para ulama, dan para guru ngaji terlindungi. Dan saya harus hadir dalam rangka menjamin rasa aman," kata Gubernur Banten Wahidin Halim di Rumah Dinas Gubernur Banten Jl. Ahmad Yani No. 158 di Kota Serang, Rabu.

Baca juga: Arief: OTG di Kota Tangerang tidak diperbolehkan isolasi mandiri di rumah

Pernyataan Gubernur Banten tersebut menyikapi kasus percobaan pembunuhan terhadap Habib Syekh Ali Jaber di Lampung serta pembunuhan M Arif, Imam Masjid Nurul Iman Kabupaten OKI, Sumatera Selatan beberapa waktu yang lalu.

Gubernur Banten juga menyatakan jika para kiai, ulama dan da'i adalah para pejuang, khususnya dalam meningkatkan iman dan takwa warga masyarakat Banten.

"Mereka harus dilindungi, bahkan saya apresisasi setiap langkah mereka dalam menyebarkan amar ma'ruf nahi mungkar. Dan saya berharap kepada para pejabat yang berwenang untuk melindungi dan memberi rasa aman," kata Wahidin Halim menegaskan.

"Saya mengutuk keras percobaan pembunuhan terhadap Syekh Ali Jaber, seorang pejuang dan mujahid Islam. Saya juga prihatin serta mengutuk keras pembunuhan terhadap seorang imam masjid," kata Wahidin.

Ia mengaku prihatin dan mengutuk keras peristiwa tersebut. Namun demikian, ia juga meminta kepada masyarakat, khususnya umat Muslim agar tidak terpancing berkaitan dengan kejadian tersebut dan menyerahkan kepada pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas para pelaku dan motif dibalik peristiwa itu.

"Tentunya ini membuat kita merasa berduka terhadap kondisi yang terjadi di Bumi Pancasila ini. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi para pejuang akhlakul karimah serta seluruh rakyat Banten," kata Wahidin Halim.
 

Pewarta: Mulyana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2020