ANTARA Banten - Berita Terkini dari BantenANTARA Banten - Berita Terkini dari Bantenhttp://banten.antaranews.comWed, 01 Apr 2015 12:52:45 +0700Pandeglang Butuh Rp41 Miliar Selenggarakan Pilkadahttp://banten.antaranews.com/berita/22579/pandeglang-butuh-rp41-miliar-selenggarakan-pilkada Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Pandeglang diperkirakan membutuhkan anggaran Rp41 miliar.</span><br><br><br>"Kalau estimasi kita, anggaran yang dibutuhkan untuk pilkada satu putaran Rp41 miliar lebih," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang Ahmad Suja'i di Pandeglang, Selasa.<br><br>Nilai anggaran itu, kata dia, hanya untuk kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU, sedangkan masih ada dana lain yang perlu juga disediakan, yakni untuk Panwas dan pengamanan.<br><br>"Kalau biaya Panwas dan pengamanan saya tidak tahu, kami hanya menghitung dana untuk proses pilkada yang dilaksanakan oleh KPU," ujarnya.<br><br>Menurut dia, anggaran Rp41 miliar lebih itu dengan estimasi perhitungan untuk kegiatan di 35 kecamatan, 339 desa/kelurahan serta 2.079 Tempat Pemungutan Suara (TPS).<br><br>Suja'i juga menyatakan anggaran tersebut untuk pelaksanaan pilkada satu putaran, dan KPU tidak memperhitungkan dua putaran.<br><br>"Aturan pilkada sekarang kan tidak ambang batas, jadi pasti satu putaran, dan penentuan pemenang dilakukan berdasarkan perolehan suara terbanyak," ujarnya.<br><br>Ketika ditanya, Suja'i menyatakan sampai saat ini anggaran untuk pilkada tersebut belum jelas, meski sudah diajukan pada pemerintah Kabupaten Pandeglang, namun belum ada tanggapan.<br><br>"Belum jelas, memang sudah beberapa kali pertemuan dengan pihak pemerintah kabupaten, tapi tidak pernah membahas anggaran, baru sebatas aturan-aturan saja," katanya.<br><br>Menurut dia, masalah anggaran untuk pilkada sepenuhnya diserahkan pada pemerintah Kabupaten Pandeglang, KPU hanya pelaksana saja.<br><br>"Kalau ditanya kesiapan, kami dari KPU siap melaksanakan pilkada, tapi masalah anggaraWed, 01 Apr 2015 08:43:19 +0700Bupati: UMKM Bisa Jadi Penyangga Perekonomian Daerahhttp://banten.antaranews.com/berita/22578/bupati-umkm-bisa-jadi-penyangga-perekonomian-daerah Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi menyatakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa menjadi penyangga perekonomian daerah dan nasional.</span><br><br><br>"Karena itulah pemerintah perlu terus mendukung serta menata ulang kebijakan, kelembagaan dan tata kelola UMKM itu sehingga bisa menjadi penyangga ekonomi daerah dan nasional yang tangguh," katanya di Pandeglang, Banten, Selasa.<br><br>Keberadaan UMKM, kata dia, sangat strategis untuk menopang perekonomian karena fungsinya sebagai penghubung antara sektor tradisional dan modern sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi sumber daya lokal.<br><br>Bupati juga menyatakan untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Pandeglang keberadaan UMKM dan koperasi sangat diperlukan.<br><br>Bahkan, kata dia, ke depan UMKM dan koperasi diharapkan menjadi "tulang punggung" perekonomian Kabupaten Pandeglang.<br><br>Pada umumnya, lanjut dia, pengembangan UMKM dan koperasi sudah mendapat dukungan dari pemerintah, dan ini tercermin dari berbagai usaha yang dilakukan dalam pemberdayaan usaha yang dilakukan dalam memberdayakan perekonomian rakyat di pedesaan.<br><br>Dukungan konkret pemerintah itu, kata dia, diantaranya melalui perbaikan infrastruktur fasilitas bagi pengembangan ekonomi rakyat dan subsidi dalam investasi.<br><br>"UMKM juga mempunyai ketahanan yang lebih baik dibandingkan usaha besar karena lebih efesien dan mempunyai potensi yang besar dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujarnya.<br><br>Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kata dia, terus mendorong para pelaku UMKM dan koperasi agar bisa lebih maju dan berkembang.<br><br>"Di Pandeglang pelaku UMKM dan koperasi cukup banyak, dan dengWed, 01 Apr 2015 08:41:39 +0700ILSA Segera Bertugas Laksanakan Akreditisasi Bidang Hukumhttp://banten.antaranews.com/berita/22577/ilsa-segera-bertugas-laksanakan-akreditisasi-bidang-hukum<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/hukum.jpg" align="left" border="0"> Pimpinan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dalam waktu dekat akan meresmikan Indonesia Law School Association (ILSA) yang akan bertugas memberikan akreditiasi penyelenggara prodi hukum dan profesi hukum pada perguruan tinggi hukum di Indonesia.</span><br><br><br>"Kami sudah koordinasi dengan pimpinan APTISI Pusat, dia berkenan melantik para pengurus ILSA pada Awal April 2015 di Universitas Unissula Semarang," kata Ketua (plt) Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (FPPTHI), Dr. Laksanto Utomo, usai pertemuan forum dekan di Jakarta, Selasa. &nbsp;&nbsp;<br><br>Menurutnya, lembaga FPPTHI akan dilebur atau nomenklaturnya &nbsp;diubah menjadi, &nbsp;Indonesia Law School Asociation, sejalan dengan berlakuknya pasar tunggal regional ditingkat ASEAN (MEA) pada akhir tahun ini.<br><br>"Dalam pertemuan forum dekan tadi disepakati, nomenklatur FPPTHI di Direktorat Perguruan Tinggi &nbsp;akan diubah menjadi ILSA sejalalan &nbsp;pelaksanaan MEA akhir tahun ini, karena suka atau &nbsp;tidak suka, para ahli hukum juga harus menyesuikan &nbsp;berlakukanya pasar tunggal ASEAN," katanya.<br><br>Sebelum ILSA ini diresmikan, kata Laksanto, &nbsp;pihaknya juga akan segera melakukan kunjungan ke Menteri Dalam Negeri, Menteri Menkumham dan Lembaga Mahkamah Konstitusi (MK). &nbsp;"Saya sudah dapat kabar minggu depan akan diterima Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, dan selanjutnya akan mengirim surat ke Menkumham."<br><br>Ketua Asosiasi Profesi Hukum Dr. Ahmad Sudiro yang juga dekan Fakultas Hukum Untar Jakarta menambahkan, keberadaan ILSA cukup penting karena akan memberikan standarisasi atau akreditasi fakluras hukum yang selama ini dipegang oleh Badan Akreditasi Nasional PT/BAN PT.<br><br>Standar yang akan dibuat oleh ILSA untuk profesi hukum pada sekolah tinggi hukum atau fakultas hukum, harus mengadopsi atau minimal sama dengan apa yang dilaksanakan oleh negara--negara ASEAN. Syukur standar Indonesia lebih tinggi atau lebih baik, katanya.<br><br>Saat ini, akreditasi fakultas hukum menggunakan sekor, A, B dan C. Kedepan, sekor itu mungkin tak ada lagi, tetapi menggunakan dua pendekatan, yakni terakreditasi dan tidak terakreditasi, sehingga standar di universitas negeri dan swasta sama saja. "Saat ini sering terjadi perbedaan penafsiran terhadap sekor yang diberikan oleh para asesor yang tidak punya keseragaman dalam memberikan penilaian itu.<br><br>Forum dekan yang dilaksanakan di Jakarta itu dihadiri lebih dari 20 &nbsp;universitas fakulktas hukum di seluruh Indonesia. Tampak hadir utusan dari Universitas Riau, &nbsp;KaTue, 31 Mar 2015 19:53:13 +0700Unggas Di Lingkungan Korban Flu Burung Diperiksahttp://banten.antaranews.com/berita/22576/unggas-di-lingkungan-korban-flu-burung-diperiksa<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/antarafoto-pemusnahan-ayam-isa-brown-100315-riv-2.jpg" align="left" border="0"> Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten memeriksa unggas di lingkungan korban meninggal diduga terkena penyakit flu burung di Perum Puri Permata, Jalan Taman Buah, Blok C3 No 35 RT 3/12, Cipondoh.</span><br><br>"Unggas milik warga seperti burung hias yang berada di sini telah diperiksa dan diambil sampel oleh Dinas Kesehatan. Jumlahnya sekitar 20 ekor lebih," kata Ketua RT 3/12 Baharudin di Tangerang, Senin.<br><br>Diakuinya bila di lingkungan tempat korban memang ada warga yang memelihara burung hias.Tue, 31 Mar 2015 15:12:46 +0700Banten Dan TNI - AL Siap Bedah Desa Pesisirhttp://banten.antaranews.com/berita/22575/banten-dan-tni--al-siap-bedah-desa-pesisir TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Pemerintah Provinsi Banten siap melaksanakan Operasi Bakti Bedah Desa Pesisir di wilayah Lantamal III, berlokasi di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, 6-7 April 2015.</span><br><br><br>"Puncak pelaksanaan kegiatan bedah desa pesisir tanggal 7 April 2015. Sejumlah menteri terkait akan datang ke lokasi termasuk para petinggi TNI," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten Suyitno di Serang, Senin.<br><br>Ia mengatakan, rencana pelaksanaan bedah desa pesisir tersebut sudah disiapkan, baik berupa bantuan yang akan diberikan kepada para nelayan, maupun terkait kesiapan Pemprov Banten sebagai tuan rumah dalam upaya mendukung program yang dilaksanakan TNI Angkatan Laut (AL) tersebut.<br><br>Begitu juga pihak kementerian terkait yang akan datang ke lokasi di Desa Teluk Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, pada 7 April 2015.<br><br>"Pemprov Banten juga memberikan bantuan-bantuan sesuai program yang dilaksanakan di sejumlah SKPD terkait. Namun pada intinya Pemprov Banten hanya memfasilitasi kegiatan tersebut, karena lokasinya kebetulan di Banten," kata Suyitno usai rapat kordinasi persiapan bedah desa pesisir tersebut.<br><br>Menurut dia, kegiatan bedah desa pesisir tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti pembangunan sarana fisik di Desa Teluk, renovasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) berupa pemasangan plafond dan lantai, renovasi mushalla dengan meninggikan lantai keramik, renovasi madrasah, pembangunan rumah pintar, pembuatan MCK, pembangunan rumah nelayan, pembuatan sistem pengolahan air laut menjadi air bersih, pembuatan bangunan prasasti dan monumen serta kegiatan lainnya.<br><br>"Ini program TNI-AL dan kementerian bekerja sama dengan pemda," kata Suyitno.<br><br>Sementara itu Komandan Lanal (Danlanal) Banten, Kolonel Laut Judijanto mengatakan rencana kegiatan operasi bakti TNI AL ini akan bekerja sama dengan Kemenko Maritim, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang secara terpadu di wilayah kerja Lantamal III Jakarta.<br><br>"Operasi Bakti Bedah Desa Pesisir ini dalam rangka membantu pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kesehatan masyarakat lokal, khususnya masyarakat yang berada di wilayah pesisir pantai," kata Judijanto.<br><br>Menurut dia, kegiatan tersebut juga dalam rangka memperingati hari ulang tahun Dharma Pertiwi yang akan dihadiri Ny Moeldoko, Kepala Staf TNI AL, Ibu-Ibu menteri kabinet kerja, dengan mengadakan berbagai kegiatan olah raga, parade perahu hias, lomba perahu hias, ruwat laut, pembangunan rumah pintar, bedah rumah, bazar, pelayanan kesehatan dan berbagai bantuan lainnya untuk masyarakat dan lingkungan sekitar.<br><br>"Hal ini sebagai perwujudan kemanunggalan TNI/TNI-AL bersama rakyat, guna menumbuhkan jiwa dan semangat kebersamaan dalam pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama percepatan pembangunan di wilayah pesisir," katanya.<br><br>Sekda Banten Kurdi Matin menambahkan bedah desa pesisir tersebut akan disinkronkan dengan beberapa program Pemprov, seperti bantuan bedah rumah, bantuan nelayan, bantuan UMKM dan lainnya.<br><br>"Ini salah satu kegiatan kemitraan dengan TNI AL, kita juga ingin memanfaatkan CSR dari perusahaan untuk membantu nelayan. Penataan mulai dari sini, setelah itu dimantapkan di musrenbang, mana saja daerah pesisir yang masih kumuh. Biasanya kumuh itu identik dengan kemiskTue, 31 Mar 2015 14:57:10 +0700Pengamat: Pelemahan Rupiah Jangan Dianggap Entenghttp://banten.antaranews.com/berita/22574/pengamat-pelemahan-rupiah-jangan-dianggap-enteng<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/antarafoto-rupiah-tembus-13-ribu-130315-ym-1.jpg" align="left" border="0"> Pengamat Kebijakan Publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten Dahnil Anzar menyatakan pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar AS tidak bisa dianggap enteng, karena basis ekonomi didominasi oleh impor mulai sangat berat menanggung beban pelemahan rupiah.</span><br><br>"Ini berbahaya buat perekonomian Indonesia. Presiden, Wapres serta Para menteri tidak bisa sekedar mengeluarkan statement mengelak seolah tidak ada ancaman dan masalah dengan pelemahan rupiah sampai Rp13.000," kata Dahnil Anzar di Serang, Senin.<br><br>Sebab, kata Dahnil, bukan tidak mungkin rupiah bisa semakin terpuruk disebabkan faktor eksternal seperti kebijakan ekonomi Amerika Serikat (AS), Eropa dan Republik Rakyat Tiongkok, semakin membuat rupiah tertekan.Tue, 31 Mar 2015 14:44:53 +0700Pandeglang Dapat Bantuan KUBE Setiap Tahunhttp://banten.antaranews.com/berita/22573/pandeglang-dapat-bantuan-kube-setiap-tahun Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Pandeglang, Banten, Undang Suhendar menyatakan setiap tahun daerah itu mendapat bantuan kelompok usaha bersama dari Kementerian Sosial.</span><br><br><br>"Setiap tahun ada bantuan kelompok usaha bersama (kube), dan jumlah kelompok penerima juga bervariasi," katanya di Pandeglang, Banten, Senin.<br><br>Untuk bantuan kube 2015, kata dia, jumlahnya juga cukup banyak di antaranya bagi kelompok di Kecamatan Karangtanjung 15 kelompok dan juga pada beberapa kecamatan lainnya.<br><br>"Jumlah riilnya saya lupa karena cukup banyak dan tersebar di beberapa kecamatan, namun untuk di Karangtanjung saja 15 kelompok," ujarnya.<br><br>Pada 2014, kata dia, Kemensos menyalurkan kube pada 100 kelompok di daerah itu, dengan nilai yang diterima setiap kelompok Rp20 juta.<br><br>Undang menyatakan pada 2013 sebanyak 40 kelompok menerima bantuan kube, berkurang dibandingkan 2012 yang mencapai 50 kelompok.<br><br>Kelompok penerima bantuan, kata dia, yakni warga kurang mampu, dan pemerintah berupaya untuk mengangkat perekonomiannya melalui bantuan permodalan untuk usaha.<br><br>Menurut dia, ada beberapa syarat keluarga yang masuk dalam kategori keluarga harapan di antaranya memiliki anak usia di bawah lima tahun (balita), memiliki anak sekolah atau istrinya sedang hamil.<br><br>"Dengan diberikan modal usaha diharapkan ke depan mereka dapat mandiri dan bisa mencukupi kebutuhannya sehari-hari dan menyekolahkan anaknya," katanya.<br><br>Kepala Kelurahan Pagadungan Kecamatan Karangtanjung Muhamad Muhtadi menyatakan, sebanyak lima kelompok di wilayahnya mendapat bantuan program kube.<br><br>"Untuk Kecamatan Karangtanjung kita paling banyak, ada lima kelompok yang mendapat bantuan kube," ujarnya.<br><br>Menurut dia, kelompok calon penerima bantuan sudah diajukan, dan tiga diantaranya akan diberikan pada kelompok peternak bebek pedaging.<br><br>"Semuanya sudah diajukan dan sekarang tinggal menunggu verifikasi lapangan saja, tapi saya yakin semuanya lolos karena semua kelompok sudah punTue, 31 Mar 2015 14:35:52 +0700Jumlah Pengangguran Di Pandeglang Naikhttp://banten.antaranews.com/berita/22572/jumlah-pengangguran-di-pandeglang-naik<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/antarafoto-bursa-kerja-madiun-260115-fik-1.jpg" align="left" border="0"> Jumlah pengangguran di Kabupaten Pandeglang pada 2014 mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya karena adanya lulusan sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan.</span><br><br>"Per akhir 2014 jumlah pengangguran 57 ribu jiwa atau 12,34 persen dari total penduduk Kabupaten Pandeglang," kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pandeglang Undang Suhendar di Pandeglang, Banten, Senin.<br><br>Jumlah tersebut, kata dia, mengalami kenaikan dibandingkan 2013 yang hanya 9,30 persen dari jumlah penduduk daerah tersebut.Tue, 31 Mar 2015 14:27:19 +0700Ciputra Bangun Mal Di Tangerang Rp300 Miliarhttp://banten.antaranews.com/berita/22571/ciputra-bangun-mal-di-tangerang-rp300-miliar Ciputra Group membangun Mal EcoPlaza di kawasan Citra Raya Tangerang, Banten, seluas 2,5 hektare dengan nilai investasi mencapai sebesar Rp300 miliar.</span><br><br><br>Direktur Ciputra Group, Agussurja Widjaja di Tangerang, Selasa, mengatakan pembangunan mal itu dimulai akhir Maret 2015 dan akan selesai pada pertengahan Mei 2016.<br><br>"Kami menargetkan pembangunannya selama 14 bulan selesai karena mulai dari lahan dan sarana lainnya sudah siap," ujarnya.<br><br>Agus menjelaskan pembangunan EcoPlaza yang di dalamnya ada Bioskop Blitz Megaplex, Toko Gramedia dan lainnya akan dapat bersaing dengan pusat belanja lainnya di wilayah Tangerang karena EcoPlaza memiliki target dan ciri khas sendiri sehingga berbeda dengan pusat belanja lainnya.<br><br>Setelah pembangunan Ecoplaza selesai maka pihaknya akan langsung melanjutkan pembangunan Distrik Belanja dan Bisnis. "Setelah EcoPlaza beroperasi, akan dibangun lagi Distrik belanja dan bisnis," ujarnya.<br><br>Keunggulan lainnya, lanjut Agus, EcoPlaza dilengkapi dengan akses Tol Serpong-Balaraja yang berada di kawasan Citra Raya. "Master Plan Tol sudah ada, kita juga berharap agar selesai karena melibatkan berbagai pihak," paparnya.<br><br>Direktur Utama PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata mengatakan jumlah penghuni di Citra Raya saat ini mencapai 60.000 jiwa.<br><br>Keberadaan mal tersebut akan menambah fasilitas yang sudah ada dan menarik pengunjung lainnya di sekitar Citra Raya.<br><br>Saat ini, berbagai fasilitas yang sudah ada yakni Ciputra Hospital, Water Wolrd dan Park World Of Wonders dan bank.<br><br>"Dengan adanya EcoPlaza yang masuk dalam kawasan EcoPolis maka akan meTue, 31 Mar 2015 14:20:45 +070030 Burung Dimusnahkan Positif Terjangkit H5N1http://banten.antaranews.com/berita/22570/30-burung-dimusnahkan-positif-terjangkit-h5n1 Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tangerang memusnahkan sebanyak 30 burung merpati karena positif terjangkit virus H5N1 atau Flu Burung.</span><br><br><br>Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tangerang Iis Aisyah Rodiyah di Tangerang, Selasa, mengatakan burung yang dimusnahkan tersebut milik warga dan berada dekat korban meninggal akibat suspect flu burung.<br><br>"Jadi, lokasi burung merpati yang dimusnahkan tersebut hanya 300 meter dari rumah korban meninggal," kata Iis.<br><br>Pemusnahan burung tersebut, lanjutnya, dengan cara dibakar dan dilakukan penyemprotan terhadap kandang yang ada.<br><br>Sebelum dimusnahkan, pihaknya mengambil air liur dari setiap burung untuk diperiksa dan diketahui hasilnya positif mengandung H5N1.<br><br>Meski awalnya pemusnahan burung milik delapan warga sangat sulit dilakukan. Karena, Distanak tidak memberikan ganti rugi terhadap burung warga yang dimusnahkan. "Kita tidak ada anggaran, maka itu tidak diganti rugi," ujarnya.<br><br>Dikatakannya lagi bila pihaknya pun akan melakukan penanganan unggas di seluruh Kota Tangerang dalam mengantisipasi penyebaran virus flu burung. "Penyuluhan oleh Dinkes dan kita menangani unggas," ujarnya.<br><br>Sementara itu, dua warga yang meninggal diduga suspect flu burung terkena saat berlibur ke Bogor pada tanggal 8 Maret lalu. Saat itu, ada unggas yakni burung hantu yang mati.<br><br>Warga yang merupakan bapak N dan anaknya berinisial M itu mengalami sakit panas sebelum akhirnya meninggal. Bapak N meninggal pada tanggal 24 Maret setelah dua tiga hari sebelumnya mengalami sakit panas. Sedangkan anaknya meningTue, 31 Mar 2015 14:07:43 +0700Sejumlah Wanita Akan Terima Anugerah Kepemimpinanhttp://banten.antaranews.com/berita/22569/sejumlah-wanita-akan-terima-anugerah-kepemimpinan<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/ceo-scb-indonesia.jpg" align="left" border="0"> Sejumlah wanita dari kalangan pemerintahan hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) akan memperoleh Anugerah Kepemimpinan Perempuan Indonesia pada Selasa (31/3) malam.</span><br><br><br>"Mereka yang akan mendapat anugerah berasal dari pemerintahan, korporasi, UMKM hingga LSM," kata Wakil Dekan bidang Pendidikan, Penelitian dan Kemahasiswaan, Sekolah Pascasarjana Multidisiplin UI, Kristi Poerwandari di Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Jakarta, Senin.<br><br>Kristi menjelaskan, Program Studi Kajian Gender dan Pusat Riset Gender UI bersama KPPPA akan menggelar malam Anugerah Kepemimpinan Perempuan Indonesia pada Selasa (31/3).<br><br>Menteri PPPA Yohana Yembise, kata dia, dijadwalkan hadir untuk ikut memberikan anugerah pada acara yang didukung oleh Standard Chartered Bank Indonesia itu.<br><br>"Dari 118 tokoh, ada sekitar delapan tokoh perempuan yang akan menerima anugerah namun nama-namanya baru akan diumumkan saat acara berlangsung," kata Kristi yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi Kajian Gender dan Pusat Riset Gender UI mengatakan.<br><br>Sementara itu, Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia, Shee Tse Koon, mengatakan pihaknya senantiasa memberikan dukungan terhadap pemberdayaan peran perempuan sebagai sosok penggerak ekonomi yang berkelanjutan.<br><br>"Di antaranya adalah dengan memberikan pelatihan keuangan kepada para perempuan melalui berbagai program sejak tahun 1999 maupun dengan program pembiayaan mikro kepada beberapa Koperasi Wanita di beberapa daerah di Indonesia yang disalurkan melalui institusi keuangan lainnya," katanya.<br><br>Sementara itu, Deputi bidang Pengarusutamaan Gender (PUG) bidang Ekonomi, KPPPA, Sulikanti mengatakan pihaknya menyambut baik peran swasta di bidang pemberdayaan perempuan.<br><br>"Pemerintah juga terus mendukung peran perempuan di bidang ekonoMon, 30 Mar 2015 20:43:34 +0700Lippo Cikarang Raih Kenaikan Laba Bersih 43 Persenhttp://banten.antaranews.com/berita/22568/lippo-cikarang-raih-kenaikan-laba-bersih-43-persen<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/forbes-award-lippo-cikarang.jpg" align="left" border="0"> PT Lippo Cikarang Tbk berhasil meraih kenaikan laba bersih sebesar 43 persen naik dari Rp591 miliar tahun 2013 menjadi Rp844 miliar tahun 2014, demikian hasil audit laporan keuangan tahun 2014.</span><br><br><br>Kenaikan laba bersih ini disumbang dari keberhasilan perusahaan mencetak kenaikan penjualan tahun 2014 sebesar 35 persen yakni dari Rp1,328 triliun tahun 2013 menjadi Rp1,792 triliun tahun 2014.&nbsp;<br><br>Siaran pers yang diterima Antara, Senin, menyebutkan hasil audit yang positif ini merupakan suatu prestasi bagi perusahaan dengan kode bursa LPCK tersebut mengingat ekonomi Indonesia masih dibayang-bayangi melemahnya nilai tukar rupiah.<br><br>Pendapatan dari hunian, ruko dan apartemen tumbuh secara impresif sebesar 118 persen menjadi Rp781 miliar atau sebesar 44 persen dari total pendapatan. Pendapatan dari Divisi Industri dan Komersial sebesar Rp815 miliar &nbsp;menyumbang 45 persen terhadap total pendapatan. &nbsp;<br><br>Kemudian, pendapatan dari pengelolan kota, tumbuh 21 persen menjadi Rp170 miliar di tahun 2014 dari Rp141 miliar di tahun 2013, memberikan kontribusi sebesar 10 persen terhadap total pendapatan.<br><br>EBITDA tumbuh &nbsp;46 persen menjadi Rp941 miliar di tahun 2014 dari Rp645 miliar di tahun 2013 yang didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat.<br><br>Meow Chong Loh, Presiden Direktur LPCK &nbsp;dalam siaran pers tersebut mengatakan, capaian ini menunjukkan bahwa perusahaan telah menuai manfaat dari visi jangka panjang serta skala investasi di bidang infrastruktur &nbsp;yang pada gilirannya menjadi dasar pertumbuhan dan profitabilitas dari unit bisnis.<br><br>Hal ini akan terus mendorong pertumbuhan perusahaan di tahun-tahun mendatang, terutama dalam pembangunan infrastruktur proyek baru Orange County Globally Connected City seluas 322 hektar (ha) dengan 16.500.000 pembangunan mega konstruksi dimana 82,3 hektar dari total lahan diperuntukkan sebagai area &nbsp;Lippo Central Business District (Lippo &nbsp;CBD) Orange County berlokasi di Cikarang dan merupakan &nbsp;pusat bisnis dan gaya hidup (center-hub) di koridor timur Jakarta dengan nilai investasi sebesar Rp250 triliun.<br><br>"Kami melihat prospek &nbsp;ini sangat menjanjikan karena &nbsp;adanya wacana pengembangan dua infrastruktur strategis yaitu Internasional Karawang Airport dan Cilamaya Deep New Port," kata Meo Chong Loh.<br><br>Meow mengatakan, perusahaan masih melihat masa depan yang menjanjikan dan memberikan kinerja yang solid. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan kami di tahun-tahun mendatang.<br><br>PT Lippo Cikarang Tbk merupakan pengembang kawasan perkotaan dengan luas sekitar 3.000 hektar di mana industri sebagai basis &nbsp;ekonomi. LPCK telah berhasil membangun lebih dari 14.000 hunian, dengan populasi 45.000 dan 350.000 orang yang bekerja setiap hari &nbsp;disekitar 820 perusahaan manufaktur yang tersebar di kawasan industri Lippo Cikarang.<br><br>LPCK merupakan anak perusahaan &nbsp;PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). LPKR adalah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia &nbsp;berdasarkan jumlah aset dan pendapatan, yang tercatat di Bursa Efek indonesia, dan didukung oleh lanbank &nbsp;yang &nbsp;serta recurring income yang solid.&nbsp;<br><br>Bisnis LPKR terdiri Residensial/ TownMon, 30 Mar 2015 20:24:30 +0700Pemkot Tangerang Sosialisasikan Pencegahan Flu Burunghttp://banten.antaranews.com/berita/22567/pemkot-tangerang-sosialisasikan-pencegahan-flu-burung Pemerintah Kota Tangerang, Banten, memberikan sosialisasi pencegahan flu burung kepada warga Perum Puri Permata, Kecamatan Cipondoh, pasca adanya warga yang di lingkungan sekitar yang meninggal diduga suspect terkena virus H5N1.</span><br><br><br>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Iis Aisyah di Tangerang, Senin, mengatakan sosialisasi dimaksudkan agar warga dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam rangka pencegahan virus flu burung.<br><br>Tak hanya itu saja, Pemkot Tangerang pun telah melakukan penyemprotan terhadap kandang unggas di wilayah sekitar serta memeriksanya.<br><br>"Sudah kita berikan disinfektan dan penyemprotan agar warga disana aman dan tidak resah pasca terjadinya dugaan warga meninggal akibat suspect flu burung," ujarnya.<br><br>Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan HM Subuh mengatakan Kementerian Kesehatan dan Dinkes Kota Tangerang akan melakukan pengawasan selama 14 hari sejak kejadian.<br><br>"Kita juga imbau kepada masyarakat untuk tidak cemas karena Kemenkes telah melakukan tindakan ke lapangan dan meminta agar tetap menjaga kebersihan dan tidak kontak dengan unggas," ujarnya.<br><br>Sementara itu, dua warga yang meninggal diduga suspect flu burung terkena saat berlibur ke Bogor pada tanggal 8 Maret lalu. Saat itu, ada unggas yakni burung hantu yang mati.<br><br>Warga yang merupakan bapak N dan anaknya berinisial M itu mengalami sakit panas sebelum akhirnya meninggal. Bapak N meninggal pada tanggal 24 Maret setelah dua tiga hari sebelumnya mengalami sakit panas. Sedangkan anaknya meninggMon, 30 Mar 2015 16:06:27 +0700Pemkot Tangerang Semprot Kandang Antisipasi Flu Burunghttp://banten.antaranews.com/berita/22566/pemkot-tangerang-semprot-kandang-antisipasi-flu-burung Pemerintah Kota Tangerang, Banten, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian telah melakukan penyemprotan kandang unggas dalam upaya mengantisipasi penyebaran &nbsp;virus flu burung pascameninggalnya dua warga Cipondoh.</span><br><br><br>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Iis Aisyah Rodiah di Tangerang, Jumat, telah melakukan upaya sterilisasi lingkungan di sekitar rumah korban yakni di Perum Puri Permata Taman Buah, Kelurahan Cipondoh.<br><br>Selain itu, pihaknya pun melaksanakan penyemprotan kandang dan pemberian disinfektan di RT 3 RW 12 dan menyetok disinfektan sebanyak dua liter di Kelurahan.<br><br>"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel di Pasar Pagi dan Pasar Kampung Gunung untuk diteliti lebih lanjut," ujarnya.<br><br>Iis menambahkan, sejak Kamis (26/3) pagi tim Kemenkes yang terdiri dari Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PL), Badan Penilitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang melakukan penyelidikan epidemiologi dan investigasi.<br><br>"Kita mengambil investigasi di tiga tempat yakni rumah korban, rumah sakit, dan lingkungan sekitarnya." jelasnya.<br><br>Dijelaskan sebelumnya, kronologi meninggalnya dua warga Cipondoh yakni berawal saat N yang merupakan Pegawai Imigrasi Cabang Kelapa Gading beserta keluarga pada tanggal 8 Maret 2015 berlibur ke rumah orang tuanya di Bogor dan di sana diketahui ada berbagai macam unggas. Pada saat liburan tersebut, ada kejadian yakni burung hantu yang dipeliharanya mati.<br><br>Lalu, pada tanggal 17 Maret, putra dari N yang berinisial M mengalami sakit panas dan dirawat di Eka Hospital kemudian dipindahkan ke RS Persahabatan.<br><br>Kemudian pada tanggal 21 Maret, N pun mengalami sakit serupa dan dirawat di RS Husada Insani Tangerang. Dalam proses perawatan tersebut, pada tanggal 24 Maret, N meninggal dan dimakamkan di TPU Sepajang tanggal 25 Maret.<br><br>Sehari berikutnya yakni tanggal 26 Maret pukul 04.30 WIB, anak N juga meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Selapajang Jaya.<br><br>"Kakak Ipar Korban yang tinggal tidak jauh dari rumah orang tuanya pada 26 Maret juga meninggal dunia," ujarnya.<br><br>Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan HM Subuh mengatakan pihaknya dan Dinkes Kota Tangerang melakukan pengawasan selama 14 hari sejak kejadian.<br><br>"Kita juga imbau kepada masyarakat untuk tidak cemas karena Kemenkes telah melakukan tindakan ke lapangan dan meminta agar tetaMon, 30 Mar 2015 13:34:30 +0700Kandang Unggas Tangerang Disemprot Antisipasi Flu Burunghttp://banten.antaranews.com/berita/22565/kandang-unggas-tangerang-disemprot-antisipasi-flu-burung Pemerintah Kota Tangerang, Banten, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melakukan penyemprotan kandang unggas dalam mengantisipasi virus flu burung paskameninggalnya dua warga Cipondoh.</span><br><br><br>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Iis Aisyah Rodiah di Tangerang, Jumat, mengatakan pihaknya telah melakukan upaya sterilisasi lingkungan di sekitar rumah korban yakni di Perum Puri Permata Taman Buah, Kelurahan Cipondoh.<br><br>Selain itu, pihaknya pun melaksanakan penyemprotan kandang dan pemberian disinfektan di RT 3 RW 12 dan menyimpan persediaan disinfektan sebanyak dua liter di Kelurahan.<br><br>"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel di Pasar Pagi dan Pasar Kampung Gunung untuk diteliti selanjutnya," ujarnya.<br><br>Iis menambahkan, sejak Kamis pagi (26/3) tim Kemenkes yang terdiri dari Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2PL, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) &nbsp;bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang melakukan penyelidikan epidemiologi dan investigasi.<br><br>"Kita mengambil investigasi di tiga tempat yakni rumah korban rumah sakit dan lingkungan sekitarnya," jelasnya.<br><br>Dijelaskan sebelumnya, kronologi meninggalnya dua warga Cipondoh yakni berawal saat Bapak N yang merupakan Pegawai Imigrasi Cabang Kelapa Gading beserta keluarga pada tanggal 8 Maret 2015 berlibur ke rumah orang tuanya di Bogor dan disana diketahui ada berbagai macam unggas.<br><br>Pada saat liburan tersebut, salah satu unggas yang dipelihara yakni burung hantu mati secara tiba-tiba.<br><br>Lalu, pada tanggal 17 Maret, putra dari Bapak N yang berinisial M mengalami demam tinggi dan dirawat di Eka Hospital lalu dipindahkan ke RS Persahabatan.<br><br>Kemudian pada tanggal 21 Maret, Bapak N pun mengalami sakit yang serupa dan dirawat di RS Husada Insani Tangerang.<br><br>Dalam proses perawatan tersebut, pada tanggal 24 Maret, bapak N meninggal dan dimakamkan di TPU Sepajang tanggal 25 Maret.<br><br>Sehari berikutnya yakni tanggal 26 Maret pukul 04.30 WIB, anak bapak N meninggal juga dan telah dimakamkan di TPU Selapajang Jaya.<br><br>"Kakak ipar korban yang tinggal tidak jauh dari rumah orang tuanya pada 26 Maret juga meninggal dunia," ujarnya.<br><br>Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan HM Subuh mengatakan Kementrian Kesehatan dan Dinkes Kota Tangerang akan melakukan pengawasan selama 14 hari sejak kejadian.<br><br>"Kita juga imbau kepada masyarakat untuk tidak cemas karena Kemenkes telah melakukan tindakan ke lapangan dan meminta agar tetaMon, 30 Mar 2015 13:28:22 +0700Disdik Banten Musnahkan Ijazah Dan Dokumen UNhttp://banten.antaranews.com/berita/22564/disdik-banten-musnahkan-ijazah-dan-dokumen-un<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/antarafoto-pemusnahan-blanko-ijazah-290315-af-3.jpg" align="left" border="0"> Dinas Pendidikan Provinsi Banten musnahkan blanko ijazah dan dokumen Ujian Nasional (UN) Tahun 2014 lalu seperti LJK dan soal UN.</span><br><br><br>Pemusnahan dokumen negara tersebut dengan cara dibakar di halaman kampus Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtasaya (Untirta) di Serang, Minggu.<br><br>"Dokumen ini berkas LJK UN tahun lalu dan ijazah yang tidak terpakai. Sesuai aturan jika sudah tidak terpakai harus dimusnahkan," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Banten Tedi Rukman.<br><br>Menurut dia, sesuai aturan sebelum pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini, maka dokumen pelaksanaan UN tahun sebelumnya harus dimusnahkan. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan dokumen negara tersebut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.<br><br>"Pemusnahannya di Untirta karena sebagai kordinator pengawas UN tingkat Provinsi Banten dan lokasi pemindaian hasil UN," kata Tedi dalam prmusnahan dokumen didampingi Kasi Binmas Polda Banten Kompol Samijo dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untirta Beni Irawan, di lapangan terbuka Kampus Untirta, Serang.<br><br>Berkas yang dimusnahkan tersebut antara lain Lembar Jawaban Komputer (LJK) untuk UN SMA sederajat sebanyak 15.000 lembar lebih, ijazah SMP sederajat sebanyak 16.087 lembar dan LJK UN SMP sederajat sebanyak 950.000 lembar lebih.<br><br>Menurut Tedi, pemusnahan dokumen tersebut rutin dilaksanakan di lokasi kampus Untirta dan disaksikan pMon, 30 Mar 2015 13:24:18 +0700Pemkot Tangerang: Radio Komunitas Berperan Tanggulangi Bencanahttp://banten.antaranews.com/berita/22563/pemkot-tangerang-radio-komunitas-berperan-tanggulangi-bencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, menilai keberadaan radio komunitas berperan penting dalam upaya penanggulangan bencana sehingga dapat dihindari kerugian yang lebih besar.</span><br><br>Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin di Tangerang, Senin, mengatakan, radio komunitas berperan penting dalam penyebaran informasi terkait bencana alam.<br><br>Radio komunitas juga berperan penting dalam penanganan kecelakaan, pelaksanaan pemilihan umum kepada daerah, pemilu serta membantu pemerintah dalam pengawasan terhadap penggunaan frekuensi radio.<br><br>"Bila informasi terkait bencana dapat diketahui sedini mungkin, maka kerugian lebih besar dapat dihindari. Hal ini jelas sangat membantu pemerintah dan masyarakat," ujarnya.<br><br>Sachrudin pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota dan penggerak radio-radio komunitas, yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan di Kota Tangerang.<br><br>Namun demikian, Sachrudin mengharapkan agar para pengguna frekuensi radio komunikasi mematuhi peraturan yang ada dan melaksanakan Kode Etik Amatir Radio.<br><br>Selain itu, Wakil Wali Kota juga mengharapkan agar para pengguna frekuensi radio komunikasi bisa menjadi penghubung informasi antara pemerintah dengan masyarakat.<br><br>"Sehingga tidak ada lagi distorsi informasi. Melalui radio komunitas ini, berbagai program pemerintah bisa diketahui masyarakat. Begitu pun sebaliknya" katanya.<br><br>Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tangerang, Muhtarom mengatakan pihaknya telah melaksanakan pembinaan kepada pengguna Frekuensi Radio Komunikasi di Kota Tangerang.<br><br>Ada tiga gelombang komunitas yang masuk dalam pembinaan dengan jumlah 75 peserta yakni Organinasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI), Radio Mon, 30 Mar 2015 13:18:04 +0700Pemkot Tangerang Berikan Denda 29 Pelanggar Perdahttp://banten.antaranews.com/berita/22562/pemkot-tangerang-berikan-denda-29-pelanggar-perda Pemerintah Kota Tangerang, Banten, melalui Satpol PP memberikan denda kepada 29 pelanggar Peraturan Daerah (Perda).</span><br><br><br>Kepala Satpol PP, Mumung N di Tangerang, Senin, mengatakan, 29 pelanggar Perda tersebut pun telah menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).<br><br>"Dari hasil sidang tipiring tersebut, uang denda yang berhasil disetorkan ke kas negara yakni sebesar Rp1.275.000," ujarnya.<br><br>Dijelaskannya, ada dua jenis pelanggaran yang dilakukan oleh 29 pelanggar Perda tersebut yakni 27 orang pelanggar Perda Nomor 6 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum dan dua orang pelanggar Perda Nomor 7 tahun 2005 tentang Larangan Peredaran Minuman Keras.<br><br>Adapun denda yang diberikan sesuai dengan aturan yakni mulai dari Rp30.000 sampai dengan terbesar yaitu Rp400.000.<br><br>Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah pun menghimbau kepada pedagang kaki lima untuk tidak berjualan secara sembarangan. Pedagang untuk memperhatikan kepentingan umum.<br><br>Wali Kota menjelaskan pihaknya tidak akan menghalangi orang untuk mencari rejeki di Kota yang berjuluk Kota Seribu Industri.<br><br>"Asalkan mereka mengikuti aturan dan mengutamakan kepentingan umum. CarMon, 30 Mar 2015 13:16:10 +0700Konsolidasi Bank BUMN Tidak Cukup Tukar Direksihttp://banten.antaranews.com/berita/22561/konsolidasi-bank-bumn-tidak-cukup-tukar-direksi<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/konsolidasi-bank.jpg" align="left" border="0"> Pengamat perbankan dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Telisa Aulia Falianty mengatakan, kebijakan konsolidasi bank BUMN tidak cukup sekadar menukar atau merotasi direksi di dalamnya namun harus diikuti dengan langkah-langkah lanjutan yang strategis.</span><br><br><br>"Banyak faktor yang dipertimbangkan dalam melaksanakan konsolidasi perbankan, tidak sekadar menukar atau merotasi direksi BUMN," kata Aulia saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Minggu (29/3), terkait upaya pemerintah selaku pemegang saham melakukan rotasi sejumlah direksi bank BUMN.<br><br>Menurut Aulia, sebagai tahap awal untuk konsolidasi perbankan, rotasi direksi BUMN memang dibutuhkan, tetapi harus segera diikuti dengan langkah-langkah lanjutan yang strategis mengingat masing-masing bank tersebut memiliki ego yang sulit untuk dihilangkan.<br><br>Aulia mengatakan, dibutuhkan direksi yang sanggup melakukan restrukturisasi sampai ke akar-akar guna menghilangkan ego sektoral antar bank BUMN. Hal itu akan sulit untuk dilaksanakan karena akan menghadapi kekhawatiran-kekhawatiran dari karyawan bank BUMN tersebut.<br><br>"Kekhawatiran mengenai renumerasi dan posisi menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan untuk melakukan konsolidasi perbankan," ujar dia.<br><br>Kemudian juga yang harus diingat Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN masing-masing memiliki segmen yang berbeda yakni ada yang ke arah korporat, ritel, perumahan, dan UMKM, sehingga semua itu harus dipetakan terlebih dahulu sebelum melakukan konsolidasi, kata Aulia.<br><br>Aulia mengatakan, dibutuhkan rencana matang baik strategis maupun aksi konkret untuk mewujudkan ke arah terwujudnya bank BUMN yang kuat dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham, apalagi kalau arahnya dalam rangka mewujudkan integrasi perbankan 2020.<br><br>Aulia mengusulkan untuk menempatkan direksi dari luar BUMN, terutama bankir yang pernah bekerja di bank-bank swasta asing karena mereka akan lebih mampu menembus batas-batas yang diciptakan di masing-masing BUMN tersebut.<br><br>"Saya khawatir kalau masih menempatkan direksi dari kalangan BUMN, mereka masih terbawa dengan sistem birokrasi, beda dengan orang luar yang sudah memiliki pengalaman dan wawasan global," ujar Aulia.<br><br>Aulia mengatakan, perlu pemahaman kepada manajemen direksi bank BUMN bahwa mereka membutuhkan modal lebih besar untuk menghadapi era perdagangan bebas dan salah satu upayanya ke arah tersebut adalah dengan melakukan konsolidasi perbankan.<br><br>Sebelumnya, Pengamat Ekonomi dari Universitas Brawijaya Chandra Fajri meminta Presiden terpilih Joko Widodo untuk memprioritaskan konsolidasi perbankan nasional sebagai program utama untuk dijalankan dalam 2-3 tahun awal pemerintahannya.<br><br>Ia mengatakan konsolidasi perbankan harus dijalankan oleh Presiden Jokowi agar pembangunan infrastruktur tak hanya urusan APBN, tapi bisa juga jadi urusan perbankan.&nbsp;<br><br>Menurut Chandra, kesenjangan infrastruktur yang dialami Indonesia saat ini sudah menjadi kesepakatan berbagai pihak untuk dibenahi. Namun, yang justru belum menjadi kesepakatan bersama adalah sumber pembiayaan untuk membiayai pembangunan infrastruktur tersebut mengingat APBN tidak memiliki kekuatan keuangan yang memadai saat ini.&nbsp;<br><br>Hampir 60 persen dari belanja APBN habis untuk membayar gaji dan sisanya untuk membayar subsidi dan utang, ujar Chandra.<br><br>"Tanpa perubahan drastis manajemen fiskal, APBN tidak bisa diandalkan. Yang bisa hanya mendorong perbankan masuk membiayai infrastruktur dan itu membutuhkan bank-bank dengan permodalan yang kuat," kata Chandra.<br><br>Ia menuturkan, konsolidasi perbankan juga diperlukan untuk menghadapi gempuran bank-bank asing yang akan masuk secara bebas ketika liberalisasi perbankan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diberlakukan pada 2020.<br><br>Saat ini, lanjut Chandra, dari sisi ukuran aset saja, perbankan di Malaysia memiliki aset tiga kali lebih besar dari bank-bank nasional jika digabungkan.<br><br>"Ke depan, bank modalnya harus besar. Semakin besar asetnya, semakin efisien, produknya beragam. Ambil contoh saja, Bank CIMB Malaysia yang empat kali lebih besar dari Bank Mandiri, itu kalau kita ambil uang di ATM di berbagai negara, tidak kena biaya," ujarnya.<br><br>Menurut Chandra, jika konsolidasi perbankan tidak berjalan dan tidak ada perubahan, bank-bank nasional kita akan tersingkir dan menjadi pemain lokal.<br><br>Ia menuturkan, hal itu sudah terlihat mulai dari sekarang, bagaimana Bank of Tokyo Mitsubishi, sudah masuk ke Indonesia, karena bank tersebut mengincar pengusaha-pengusaha Jepang yang berinvestasi di Indonesia. Demikian pula dengan bank-bank asal Malaysia yang menyerbu Indonesia.<br><br>Sebelumnya diberitakan &nbsp;hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan empat bank BUMN pada bulan ini, menghasilkan sejumlah direktur yang berpindah dari satu bank ke bank lain.<br><br>Seperti jajaran direksi BTN terdapat empat direktur baru.Keempat direktur itu adalah Adi Setianto, Sis Apik Wijayanto, Sulis Usdoko, dan Oni Febriarto.<br><br>Dua dari empat direktur tersebut berasal dari bank BUMN lain, yakni Adi Setianto sebelumnya menjadi Direktur Jaringan dan Layanan Bank BNI dan Sis Apik Wijayanto sebelumnya menjabat sebagai Pimpinan Wilayah Bank BRI.<br><br>Sementara itu, rotasi juga terjadi di bank pemerintah lainnya. Dua direksi BRI yakni mantan Direktur Keuangan BRI Ahmad Baiquni dipilih untuk memimpin BNI sebagai Direktur Utama, sedangkan mantan Direktur Jaringan dan Layanan BRI Suprajarto menduduki jabatan baru sebagai Wakil Direktur Utama BNI.<br><br>Mantan Direktur Bisnis Komersial BRI Sulaiman Arif Arianto juga berpindah menjadi Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk. &nbsp;Mantan Direktur BNI Gatot M Suwondo diangkat menjadi Komisaris BRI. Sunarso yang sebelumnya merupakan direktur commercial banking BSun, 29 Mar 2015 18:41:05 +0700Munas FKPPI Agendakan Peleburan Dua Organisasihttp://banten.antaranews.com/berita/22560/munas-fkppi-agendakan-peleburan-dua-organisasi<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/fkppi.jpg" align="left" border="0"> Musyawarah Nasional Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/POLRI Indonesia (FKPPI) yang berlangsung di Lembah Tidar, Akademi Militer Magelang pada tanggal 27 – 29 Maret 2015 mengagendakan peleburan dua organisasi.</span><br><br><br>Siaran Pers yang diterima Antara, Jumat, menyebutkan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/POLRI Indonesia (FKPPI) &nbsp;dan Generasi Muda FKPPI menyepakati akan melebur jadi satu, kembali pada semangat khitah pembentukan FKPPI tahun 1978.<br><br>Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berkenan untuk membuka musyawarah nasional keluarga besar FKPPI yang akan dihadiri oleh 1200 peserta dan 1500 peninjau.<br><br>Untuk diketahui bahwa munas ini merupakan kelanjutan dari Rakornas FKPPI dan Generasi Muda FKPPI di Manado pada tanggal 13 Februari 2015.&nbsp;<br><br>Dimana pada waktu Rakornas tersebut, Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo dan Ketua Umum Generasi Muda FKPPI Hans Silalahi sepakat untuk meleburkan organisasi ini menjadi satu. Hal ini untuk memperkuat organisasi menjadi solid, kuat dan militan.<br><br>Indra Bambang Utoyo, Ketua Panitia Pengarah Munas Keluarga Besar FKPPI mengatakan bahwa melebur jadi satunya Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/POLRI Indonesia (FKPPI) dan Generasi Muda FKPPI merupakan pilihan terbaik, kita ingin membuat FKPPI seperti Nahdlatul Ulama (NU) yaitu sebuah organisasi Islam besar di Indonesia.&nbsp;<br><br>Jadi nantinya organisasi baru FKPPI yang dibentuk merupakan induk organisasi, ujar dia.<br><br>Sementara itu, Hans Silalahi selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan bahwa peleburan ini nanti akan memperkuat dan mempercepat eskalasi konsolidasi dari tingkat rayon sampai pusat serta menghimpun kekuatan anak-anak tentara dan polisi ke dalam FKPPI.&nbsp;<br><br>Selain itu juga akan bersinergis dan berkomunikasi dengan Pembina TNI/Polri dimana FKPPI sebagai barisan terdepan kFri, 27 Mar 2015 20:29:26 +0700