ANTARA Banten - Berita Terkini dari BantenANTARA Banten - Berita Terkini dari Bantenhttp://banten.antaranews.comTue, 03 Mar 2015 11:42:14 +0700Distanak Pandeglang Rutin Periksa Hewan Antisipasi Brucellosishttp://banten.antaranews.com/berita/22372/distanak-pandeglang-rutin-periksa-hewan-antisipasi-brucellosis<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/antarafoto-investasi-hewan-ternak-060215-rm-3.jpg" align="left" border="0"> Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pandeglang, Banten, rutin melakukan pemeriksaan hewan guna mencegah penyakit brucellosis atau keluron menular.</span><br><br><br>"Pemeriksaan rutin kita lakukan, terutama pada ternak rawan yakni kerbau, sapi dan domba," kata Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Pandeglang, Banten, Onah di Pandeglang, Senin.<br><br>Menurut dia, dalam beberapa tahun terakhir melakukan pemeriksaan terhadap ternak, tidak pernah menemukan panyakit brucellosis yang biasanya menyerang organ reproduksi dan menyebabkan keguguran itu.<br><br>Setiap tahun tim kesehatan turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap ternak, dan belum pernah menemukan adanya yang terjangkit brucellosis itu.<br><br>Dengan demikian, maka bisa dipastikan Kabupaten Pandeglang bebas dari penyakit menular tersebut.<br><br>Namun demikian, ia mengharapkan agar masyarakat tetap mewaspadai penyakit itu, dan segera melapor pada petugas kesehatan hewan kalau ada ternak yang diduga terjangkit.<br><br>Ia juga menyatakan terus menyampaikan sosialisasi terkait penyebab, cara penularan serta ciri-ciri hewan yang terjangkit keluron menular itu.<br><br>Ia menyatakan, penyakit brucellosis pada sapi disebabkan kuman brucella abortus, sedangkan pada domba/kambing kuman brucella militensis dan pada babi disebabkan kuman brucella suis.<br><br>Cara penularan melalui saluran pencernaan, saluran kelamin, saluran selaput lendir, kulit yang luka.<br><br>Sedangkan sumber penularan kotoran dan air seni hewan terinfeksi, reruntuhan cairan sisa-sisa abortus dari hewan yang terjangkit bruccelosis itu.<br><br>Tanda klinis hewan terjangkit brucellosis, kata dia, diantaranya biasanya diikuti kemajiran temporer atau permanen, produksi air susu turun, Tue, 03 Mar 2015 08:51:26 +0700Buat KTP - Akte Di "Tangerang Expo" Langsung Jadihttp://banten.antaranews.com/berita/22371/buat-ktp--akte-di-tangerang-expo-langsung-jadi<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/pangdam-jaya-tangexpo-walikota4.jpg" align="left" border="0"> Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memberikan kemudahan kepada warga yang datang ke Tangerang Expo yakni pembuatan KTP dan Akte Kelahiran langsung jadi dalam sehari.</span><br><br><br>Kabid Pencatatan Sipil, Emma Rahmawati di Tangerang, Senin, mengatakan, pembuatan akte dan perekaman KTP dalam sehari sebagai bentuk pelayanan prima kepada warga serta kado terkait HUT ke-22 Kota Tangerang.<br><br>Syarat untuk membuat akte dan perekamanan KTP pun tidak sulit yakni pemohon harus datang sendiri tanpa diwakilkan.<br><br>"Kalau yang ingin buat akte masih anak - anak maka bisa ditemani oleh orang tuanya. Untuk KTP pun begitu harus pemohon secara langsung," katanya.<br><br>Waktu yang dibutuhkan pemohon untuk mendapatkan akte atau KTP yakni selama 30 menit karena adanya proses verifikasi oleh petugas.<br><br>Sambil menunggu, pemohon bisa melihat berbagai produk UKM yang dipamerkan dalam acara Tangerang Expo. "Selama 30 menit bisa jadi," ujarnya.<br><br>Untuk melayani dan kecepatan proses itu, maka Disdukcapil menyiapkan sebanyak 35 petugas yang dibagi dalam tiga shift.<br><br>Diharapkan, masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini agar seluruh warga memiliki akte dan KTP. Sebab, Pemkot Tangerang terus berupaya melakukan sosialisasi agar warga memiliki berkas seperti akte dan KTP.<br><br>Adapun loket pembuatan akte dan KTP dimulTue, 03 Mar 2015 08:31:05 +0700Banten Wacanakan Reflikasi Bantuan Operasional Sekolahhttp://banten.antaranews.com/berita/22370/banten-wacanakan-reflikasi-bantuan-operasional-sekolah<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/antarafoto-ant0030ujikompetensialquran010315-5.jpg" align="left" border="0"> Pemerintah Provinsi Banten mewacanakan untuk membuat reflikasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan anggaran yang disiapkan dari APBD untuk mengantisipaai bantuan yang bersumber dari APBN tersebut distop.</span><br><br><br>"Kita harus mengantisipasi dengan mulai berpikir untuk membuat reflikasi BOS ini. Karena khawatir nanti dari APBN ini dihentikan seperti halnya PNPM Mandiri," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Kurdi Matin saat membuka pelatihan pengelolaan BOS di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Banten di Serang, Kamis.<br><br>Kurdi mengatakan, reflikasi BOS yang bersumber dari APBD tersebut memungkinkan saja terjadi, mengingat beban APBN yang kemungkinan semakin berat seiring dengan jumlah penerima BOS yang semakin meningkat.Seperti halnya dengan program PNPM karena beban APBN berat maka memungkinkan daerah harus membvuat reflikasinya.<br><br>"Kita harus mempersiapkan dari sekarang dengan menghitung kemampuan APBD untuk kedepannya," kata Kurdi Matin.<br><br>Ia menekankan pentingnya manajemen pengelolaan BOS yang baik sehingga penyalurannya tepat sasaran dan berjalan sesuai dengan Permendikbud No 161 Tahun 2014.<br><br>"Dana bos hanya transit saja di provinsi. Tahun ini BOS untuk Banten jumlahnya sekitar Rp 1,3 trilun yang akan didistribusikan untuk delapan kabupaten/kota," kata Kurdi Matin.<br><br>Kurdi meminta Dinas Pendidikan melalui tim manajemen BOS provinsi untuk mengkaji dan menghitung berapa kebutuhan besaran BOS di Banten, agar pada Tahun anggaran 2016 teralokasikan anggaran BOS daerah dari Pemprov Banten sebagai bentuk perhatian dan keseriusan dalam pembangunan bidang pendidikan.<br><br>"Pemprov Banten berkomitmen untuk anggaran pendidikan 20 persen dari APBD Banten saat ini sekitar Rp7,6 triliun. Ini sebagai bentuk komitmen Pemprov Banten dalam meningkatkan pembangunan bidang pendidikan," kata Kurdi Matin.<br><br>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Engkos Kosasih Samanhudi mengatakan, pencairan BOS 2015 di Banten untuk triwulan pertama sudah dilaksanakan di sejumlah daerah yang sudah mengikuti pelatihan manajemen BOS Tahun 2015.<br><br>"Jadi setelah pelatihan ini yang diikuti para kepala sekolah dan &nbsp;unsur terkait dTue, 03 Mar 2015 08:16:54 +0700Tangerang Expo Dikunjungi 10.000 Oranghttp://banten.antaranews.com/berita/22369/tangerang-expo-dikunjungi-10000-orang<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/tangerang-expo-20151.jpg" align="left" border="0"> Tangerang Expo yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Tangerang, Banten, sudah dikunjungi 10 ribu orang dalam waktu tiga hari, melebihi target yang dicanangkan.</span><br><br><br>Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang, Senin, mengatakan perhelatan Tangerang Expo telah menyedot ribuan pengunjung yang ingin membeli atau sekadar melihat produk-produk usaha kecil menengah di Kota Tangerang.<br><br>"Dari target seribu pengunjung per hari, tetapi melebihi karena sudah hampir 10 ribu orang yang sudah mengunjungi pameran tersebut," ujar Sachrudin.<br><br>Pelaksanaan Tangerang Expo 2015 yang sudah memasuki hari ketiga mendapat apresiasi dari para pengunjung maupun peserta pameran.<br><br>Dari pantauan di lapangan terlihat tingkat kunjungan pengunjung mencapai puncaknya pada malam hari. "Bahkan pada akhir pekan kemarin kita kewalahan meladeni pengunjung, akhirnya kita perpanjang jam operasionalnya sampai setengah sepuluh malam," kata Melia, salah satu peserta pameran.<br><br>Hal senada juga disampaikan, Abdul Rouf selaku pemilik UKM pengolahan Ikan jika penyelenggaraan tahun ini sudah jauh lebih baik terutama dari banyaknya jumlah kunjungan.<br><br>Karena, dengan begitu omzet dagangannya tahun ini meningkat dua kali lipat. "Per hari kami bisa dapat sekitar Rp2 juta," katanya.<br><br>Tangerang Expo 2015 diselenggarakan dari 27 Februari sampai 3 Maret 2015. Pada penyelenggaraan kali ini, sebanyak 119 stand UKM, 21 stand perusahaan dan 20 stand Pemerintah ikut memamerkan produk dan ptofil mereka.<br><br>Selain itu, beberapa kendaraan dan senjata TNI juga tak ketinggalan meramaikan pameran tahunan tersebut. Adapun jTue, 03 Mar 2015 08:13:33 +070017 Pegawai Pemkot Tangerang Lolos Lelang Jabatanhttp://banten.antaranews.com/berita/22368/17-pegawai-pemkot-tangerang-lolos-lelang-jabatan<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/seleksi-lelang-jabatan--walikota2.jpg" align="left" border="0"> Sebanyak 17 dari 29 peserta yang mendaftar dinyatakan lolos ke tahap berikut dalam lelang jabatan untuk dua posisi kepala dinas di Kota Tangerang, Banten.</span><br><br><br>Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang, Senin, mengatakan peserta yang telah lolos administrasi dari seleksi jabatan menengah pratama untuk dapat mengerahkan segala kemampuannya.<br><br>Para pegawai khususnya para pejabat yang mengikuti seleksi memiliki segala potensi serta kemampuan berbeda-beda dengan berbagai latar belakang pendidikan serta pengalaman.<br><br>"Saya yakin semuanya dapat menjawab segala tantangan yang &nbsp;ada pada membangun Kota Tangerang," ujarnya.<br><br>Arief juga menyampaikan meski kegiatan ini baru pertama dilaksanakan di lingkup Pemkot Tangerang, lelang jabatan tentunya akan diupayakan dan laksanakan sebaik mungkin.<br><br>Agar nantinya dapat menghasilkan figur-figur yang mampu memimpin dan menguasai medan tempur masing-masing baik secara teknis, manajerial serta kemampuan berkomunikasi yang baik.&nbsp;<br><span>&nbsp;</span><span style="line-height: 1.22;">Apalagi di era globalisasi saat ini, yang sudah serba digital tentunya menuntut para pegawai untuk dapat bekerja cepat dan tepat dengan tetap mengedepankan profesionalitas serta pola pemikiran solutif.</span><br><br>Oleh karena itu, selain tim seleksi internal yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Dadi Budaeri, Pemkot Tangerang juga turut melibatkan tim seleksi dari luar yang terdiri dari para akademisi seperti dari Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang, Universitas Muhammadiyah Tangerang, dan Universitas Tirtayasa Serang.&nbsp;<br><br>"Kami ingin menghasilkan para pimpinan yang serba bisa dalam menghadapi dan menjawab tantangan pembangunan di Kota Tangerang. Tim profesional dari luar inilah yang akan turut membantu kami," tegasnya.<br><br>"Tahapan seleksi lelang jabatan meliputi tujuh tahapan yaitu &nbsp;Pengumuman pada 29 Januari - 18 Februari 2015. Penerimaan Berkas Lamaran tanggal 18 - 20 Februari 2015," katanya.<br><br>Seleksi Administrasi 23 - 24 Februari 2015 terdiri dari &nbsp;Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi pada 25 Februari 2015. Uji Publik tangga 25 - 28 Februari 2015.<br><br>Seleksi Kompetensi pada 2 - 6 Maret 2015, Penyampaian Hasil Seleksi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Tue, 03 Mar 2015 08:11:11 +0700Riset Ipsos: Masih Perlu Pembenahan JKN http://banten.antaranews.com/berita/22367/riset-ipsos-masih-perlu-pembenahan-jkn-<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/bpjs.jpg" align="left" border="0"> Riset Ipsos Indonesia terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah menginjak usai satu tahun sejak awal pelaksanaan 1 Januari 2014 menunjukkan masih perlu pembenahan meskipun kalau melihat tingkat pengetahuan dan kepercayaan terhadap manfaat program hasilnya sangat tinggi.</span><br><br><br>Hasil survei yang diterima Antara, Selasa menunjukkan sebayak 24 persen dari total responden mengaku tidak mengetahui adanya program JKN. Angka ini didominasi oleh Kota Makassar di mana sebanyak 47 persen dari total responden di kota ini tidak mengetahui adanya program yang berada di bawah kontrol BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan) tersebut.<br><br>Kemudian dari segi kebermanfaatan program, tidak lebih 27 persen dari total responden menyatakan tidak merasakan manfaat JKN karena belum mendaftar menjadi peserta JKN sedangkan 41 persen dari total responden merasakan kebermanfaatan dari JKN karena pelayanan kesehatan menjadi lebih terjangkau dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik pun meningkat.<br><br>Domy Halim, Country Manager Ipsos Business Consulting Indonesia merujuk pada penelitian tersebut, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui implementasi JKN dan manfaat program tersebut merupakan indikasi bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam implementasi program JKN, dari sisi hulu hingga hilir.<br><br>Mulai dari sistem rujukan yang belum optimal, pasien yang menumpuk di rumah sakit, hingga rendahnya tarif INA CBG sebagai sistem pembayaran untuk rumah sakit.<br><br>Namun di tengah berbagai permasalahan ini, Domy menggarisbawahi bahwa JKN merupakan harapan besar bagi masyarakat Indonesia untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan yang merupakan kebutuhan vital bagi manusia.<br><br>Menurut data yang diperoleh Ipsos Indonesia, 74 persen responden percaya bahwa kualitas pelayanan di Puskesmas atau rumah sakit akan membaik di kemudian hari setelah implementasi program JKN oleh BPJS Kesehatan, di mana 80 persen diantaranya justru berasal dari wilayah luar Jawa yang memiliki potensi lebih tinggi mengalami isu-isu hambatan yang dapat terjadi seperti minimnya kualitas dan kuantitas fasilitas kesehatan, anggaran kesehatan yang rendah, hingga sosialisasi program yang tidak seintensif di wilayah pulau Jawa.<br><br>Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, faktor utama yang menyebabkan hambatan cukup signifikan dalam implementasi JKN adalah undersupply dari segi fasilitas kesehatan.<br><br>Saat ini terdapat total 22.739 fasilitas kesehatan yang melayani pasien JKN namun masih banyak fasilitas kesehatan, terutama dari sektor swasta, yang enggan bergabung karena rendahnya tarif reimbursement dalam mekanisme INA CBG.<br><br>Iuran pelayanan kelas III sebesar Rp25.000 per bulan, kelas II sebesar Rp42.000, dan kelas I sebesar Rp59.000 dinilai tidak ideal untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang layak. BPJS sebagai penyelenggara harus dapat menarik lebih banyak faskes yang bergabung di JKN untuk melayani seluruh perserta JKN yang ditargetkan 100 persen pada tahun 2019.<br><br>Lebih jauh, ketersediaan fasilitas kesehatan dan tenaga medis di Indonesia memang masih di bawah standar dan merupakan salah satu hambatan bagi dunia kesehatan di Indonesia secara umum. Menurut data World Bank tahun 2014, jumlah tempat tidur rumah sakit per 1.000 orang di Indonesia masih relatif rendah di tahun 2012 yaitu 0,94 dibandingkan dengan Negara OECD (Organization of Economic Cooperation and Development) yang mencapai 4 tempat tidur per 1000 orang.<br><br>Selain itu, jumlah tenaga medis terlatih juga masih terlampau minim, yakni hanya terdapat 0,2 dokter per 1.000 orang yang merupakan rasio terendah dibandingkan negara-negara berkembang lain seperti Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan negara OECD.<br><br>Pelaksanaan skema jaminan kesehatan sosial ini telah memberikan tekanan besar pada penyedia pelayanan kesehatan karena meningkatnya jumlah pasien terlebih dari kelompok masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses kepelayanan kesehatan atau golongan Penerima Bantuan Iuran (PBI).<br><br>Hal ini semakin diperparah dengan system rujukan berjenjang dari faskes primer hingga faskes tingkat lanjut (rumah sakit) yang tidak optimal. Tenaga medis di faskes primer seperti Puskesamas dan Klinik punya kecenderungan untuk merujuk pasien ke rumah sakit untuk menghemat biaya operasional.<br><br>Dari sisi pasien pun, mereka lebih memilih untuk dirujuk ke rumah sakit karena kualitas faskes primer yang dipandang tidak optimal oleh pasien JKN. Hal ini mengakibatkan penumpukan pasien dan waktu tunggu yang sangat lama serta minimnya kualitas pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis di rumah sakit.<br><br>Ketidaksiapan infrastruktur dalam menangani volume pasien yang lebih besar menuai banyak kritik dari berbagai pihak. Sebagian karyawan dari perusahaan swasta yang sebelumnya bernaung di bawah skema asuransi swasta dapat menikmati pelaynan kesehatan pada tingkat menengah (mid-tier). Namun setelah pemerintah mewajibkan sektor swasta untuk bergabung di program JKN, karyawan swasta kini harus mengantri bersama peserta JKN lainnya dan tidak dapat menikmati benefit yang lebih baik seperti sebelumnya.<br><br>Terlebih lagi karyawan swasta juga harus membayar premi ganda untuk JKN dana suransi swasta yang dimilikinya. Berbagai faktor tersebut pada akhirnya membuat karyawan swasta menolak bergabung dengan program JKN.<br><br>JKN sejatinya merupakan suatu revolusi besar dalam dunia kesehatan Indonesia, namun perubahan ini harus disertai dengan peningkatan kualitas demi tercapainya tujuan utama yakni meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.<br><br>Sebagai hulu dari program JKN, BPJS harus fokus pada penguatan kapasitas kelembagaan secara berkelanjutan yaitu dengan menyediakan pelayanan kesehatan yang memadai dari segi jumlah dan kualitas dengan biaya yang efisien.<br><br>Selain itu, sinergi dari semua pihak yang berkaitan merupakan kunci utama pelaksanaan JKN yang optimal. Mulai dari peserta, penyedia pelayanan kesehatan, pemerintah, hingga pelaku industri alat kesehatan harus memberikan dukungan penuh terhadap program yang merupakan amanah dari konstitusi Negara ini Tue, 03 Mar 2015 01:09:35 +0700"Dua Kodi Kartika" Buku Bagi Wirausahahttp://banten.antaranews.com/berita/22366/dua-kodi-kartika-buku-bagi-wirausaha<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/peluncuran-buku-keke.jpg" align="left" border="0"> Buku berjudul "Dua Kodi Kartika" merupakan bacaan tepat bagi kalangan wirausaha yang tengah merintis karir dari awal mengisahkan perjuangan Ika Kartika seorang pengusaha busana muslim yang sukses dengan brand "KeKe".</span><br><br><br>Buku yang ditulis Rendy Saputra Rendy Saputra CEO KeKe Busana memang banyak memberikan motivasi kepada pembaca dengan memberikan kiat-kiat menangkap peluang bisnis, menjalankan praktek bisnis yang dibarengi nilai-nilai spiritual.<br><br>Rendy sebagai penulis merupakan sosok pengusaha muda sukes mengingat dalam usia 29 tahun sudah menjadi trainer porgram UMKM binaan PT Telkom, juga ikut dilibatkan dalam pemasaran Wardah Cosmetics.<br><br>Pria kelahiran Balikpapan kalimantan Timur ini memilih meninggalkan pendidikannya di Teknik Perminyakan ITB untuk kemudian menekuni bidang edukasi bisnis.<br><br>Di dalam buku tersebut Rendy menceritakan awalnya berkarir dibidang bisnis dengan mengikuti pelatihan Syamsul Arifin di Dinar Coach International kemudian dilanjutkan dengan workshop Hidup Berkah Hidup Berlimpah.<br><br>Bahkan disebutkan di dalam pelatihan yang diselenggarakan di Kaliurang Yogyakarta tersebut peserta diminta untuk bisa mendapatkan uang tanpa dibekali modal sedikitpun.<br><br>Para peserta pelatihan bahkan hanya dibekali pakaian sederhana, untuk kemudian diterjunkan di suatu tempat untuk mencari uang sendiri-sendiri, peserta ditargetkan untuk bisa mendapatkan uang Rp27.500 untuk ongkos kembali ke tempat pelatihan.<br><br>Rendy mengatakan, setelah itu peserta disuruh mempresentasikan hasil yang diperoleh, ternyata banyak cara untuk mendapatkan uang tanpa harus meminta-minta.<br><br>Pengalaman tersebut kata Rendy, samahalnya dengan perjuangan yang dilakukan pemilik KeKe Busana Muslim yang mengawali bisnisnya setelah mengalami kesulitan akibat dari krisis ekonomi tahun 1998 sehingga membuat Ika Kartika harus terjun dibidang bisnis.<br><br>Ika Kartika mengatakan, apa yang disebut di dalam buku dari pengusaha yang hanya menjual 2 kodi (40) busana muslim, serta saat ini menjadi pengusaha yang menjual 300.000 busana muslim merupakan kisah sebenarnya.<br><br>"Saya ingin berbagi dengan sahbat-sahabat bagaimana untuk menjadi pengusaha sukses yang benar-benar berjuang dari awal, tentunya harus melalui kehidupan pasang dan surut," kata Ika.<br><br>Ika mengatakan, berawal dari krisis ekonomi yang membuat dirinya harus membantu suami setelah mengalami kesulitan karena profesinya sebagai konsultan minyak tidak banyak menghasilkan karena banyak dari mitra kerjanya harus gulung tikar.<br><br>Ika menjelaskan, awal dari karirnya dimulai menitipkan produksi busana muslim kepada sejumlah agen penjualan, saat itu produk tersebut belum menggunakan merek KeKe.<br><br>"Bermodalkan sepeda motor Legenda ketika itu saya bolak balik dari tempat produksi ke tempat penjual, untuk menitipkan produk," ujar Ika.<br><br>Ika mengatakan, prinsipnya saat itu dirinya menjalankan usahanya dengan berbekal kemauan, KeKe sendiri berasal dari kata keukeuh yang berarti ngotot.<br><br>"Kami bersyukur meskipun penjualan tidak banyak tetapi terus mengalami kenaikan. Prinsip tersebut sampai saat ini kami pakai kita tidak ingin penjualan yang melonjak-lonjak naik tetapi yang penting stabil," kata Ika.<br><br>Ika menambahkan, kunci sukses dari usaha yang dijalaninya adalah selain kekuatan SDM, juga kekuatan jaringan dan kekuatan produksi.<br><br>"Sebanyak 85 sampai 95 persen tenaga kami berasal dari lokal dengan tingkat pendidikan sebagian besar SD dan SMP. Namun dengan pendidikan yang keras mereka kini mampu meningkatkan taraf kehidupannya," kata Ika.<br><br>Ika mengatakan, saat ini memang banyak pengusaha yang masuk ke bisnis busana muslim, namun hal ini ternyata tidak berpengaruh terhadap omzet KeKe, karena saat ini trend busana muslim juga tengah digandrungi.<br><br>"Banyak masyarakat yang kini gemar berbaju muslim termasuk banyak wanita yang kini berhijab, ini menjadi pasar bagi kami, tinggal bagi kami menyesuaikan dengan perkembangan mode saat ini," kata Ika yang anak-anaknya tengah mengenyamTue, 03 Mar 2015 00:59:24 +0700Putusan PKPU BTEL Final Tidak Dapat Diintervensihttp://banten.antaranews.com/berita/22365/putusan-pkpu-btel-final-tidak-dapat-diintervensi<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/produk-esia.jpg" align="left" border="0"> Kuasa hukum PT Bakrie Telecom Tbk Aji Wijaya menyatakan putusan &nbsp;Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap perusahaan ini sudah final sehingga tidak dapat lagi diintervensi secara hukum termasuk pihak asing yang mengklaim sebagai pemegang obligasi.</span><br><br><br>"Korporasi maupun individu asing harus tunduk terhadap yurisdiksi hukum pengadilan niaga di Indonesia, kalau putusan sudah berkekuatan hukum tetap maka mereka harus mengikuti aturan main yang berlaku," kata Aji Wijaya di Jakarta, Senin.<br><br>Aji Wijaya mengatakan, dalam penyelesaian utang melalui PKPU sudah dilakukan proses verifikasi terhadap kreditur yang terlibat serta sudah diperkuat dengan keputusan Mahkamah Agung sehingga kalau ada kreditur yang berpegang pada putusan pengadilan di luar negeri maka hal tersebut di luar yuridiksi hukum yang berlaku di Indonesia.<br><br>Aji mengatakan, dalam undang-undang kepailitan juga sudah diatur secara jelas untuk syarat-syaratnya seperti siapa kreditur dan debitur, kemudian proses pencocokan piutang semua itu harus ada catatan dan rekamannya tidak bisa sembarangan.<br><br>Berbeda dengan hukum internasional yang mengatur publik, maka putusan pengadilan niaga (ekonomi) berlaku hanya yang berada di wilayah yurisdiksi hukum itu masing-masing.<br><br>Seperti kasus pidana mati narkoba di Indonesia, Australia tidak bisa melakukan intervensi hukum di Indonesia karena Indonesia memiliki kedaulatan hukum sendiri, begitu juga halnya dengan putusan pengadilan niaga, kata Aji menjelaskan.<br><br>Sebelumnya dalam laporan keterbukaan informasi BTEL terdapat sejumlah perusahaan dan individu yang menggugat PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) di pengadilan New York.<br><br>Pihak-pihak tersebut &nbsp;mengklaim memegang obligasi dolar yang diterbitkan Bakrie Telecom Pte. Ltd diantaranya mencapai 86,930,000 dolar AS atau hampir Rp1 triliun dengan nama-nama yang sebenarnya &nbsp;tidak populer di dunia finansial internasional.<br><br>Proses gugatan di pengadilan New York tersebut hingga saat ini masih dalam tahap pemeriksaan atas kewenangan pihak-pihak yang mengajukan gugatan tersebut.<br><br>Persoalannya kemudian, pihak-pihak tersebut kemudian juga mempertanyakan keabsahan hukum yang berlaku di Indonesia termasuk penyelesaian proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) BTEL di Pengadilan Niaga Jakarta.<br><br>Aji Wijaya mengatakan, individu dan korporasi asing semestinya menghormati hukum yang berlaku di Indonesia. Terlebih, kewenangan mereka untuk menMon, 02 Mar 2015 23:10:20 +0700Disnaker Kota Tangerang Bagikan 500 Bibit Tanamanhttp://banten.antaranews.com/berita/22364/disnaker-kota-tangerang-bagikan-500-bibit-tanaman<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/disnaker.jpg" align="left" border="0"> Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Banten, membagikan 500 bibit tanaman buah kepada masyarakat untuk menggalakkan suka menanam.</span><br><br><br>Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang Abduh Surahman di Tangerang, Senin, mengatakan pembagian bibit tanaman dilakukan secara acak yakni pengendara dan masyarakat perumahan.<br><br>Kegiatan yang akan dilakukan secara berkesinambungan tersebut, dimulai dengan perayaan HUT ke-22 Kota Tangerang pada 28 Februari.<br><br>"Kami harapkan masyarakat bisa melakukan penghijauan di rumahnya masing-masing melalui bibit tanaman buah ini," ujarnya.<br><br>Ajakan penghijauan kepada masyarakat pun ditunjukan juga ke perusahaan maupun pabrik agar senantiasa menjaga lingkungannya sehingga pencemaran udara tidak terjadi mengingat kota tangerang sebagai kota jasa.<br><br>Adapun lokasi pembagian bibit tanaman yakni di perempatan lampu merah adipura, modernland, shinta plaza dan TMP Taruna.<br><br>Untuk bibit tanaman yang dibagikan kepada masyarakat seperti halnya bibit mangga, lengkeng, jambu air, rambutan dan lainnya. Karena masyarakat diharapkan bisa menanamnya di rumah.<br><br>"Tanaman itu tidak terlalu tinggi dan bisa berbuah dengan cepat. Maka itu kita ajak warga untuk hijaukan lingkungannya," paparnya.<br><br>Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, menyambut baik upaya Disnaker yang membantu program penghijauan dan tidak serta merta mengurus pekerja saja.<br><br>Diharapkan, seluruh SKPD lainnya pun membuat program yang sejalan dengan visi misi untuk mewujudkan kota tangerang yang layak huni, layak dikunjungi, memiliki pertuMon, 02 Mar 2015 16:30:00 +0700Pegawai Pemkot Tangerang Salurkan Ribuan Paket Sembakohttp://banten.antaranews.com/berita/22363/pegawai-pemkot-tangerang-salurkan-ribuan-paket-sembako<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/antarafoto-harga-sembako-ps-kebayoran-lama-030115-rn-5.jpg" align="left" border="0"> Para pegawai di lingkup Pemkot Tangerang, Banten, menyalurkan ribuan paket sembako hasil urunan dalam program "Tangerang Bersodaqoh" untuk anak yatim di 13 kecamatan.</span><br><br><br>Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri di Tangerang, Senin, mengatakan gerakan yang diinisiasi para pegawai di lingkup Pemkot Tangerang tersebut mengajak masyarakat untuk lebih peduli kepada saudara di lingkungannya yang kurang mampu.<br><br>Gerakan 'Tangerang Bersodaqoh' tersebut telah mengumpulkan sekitar 50 ribu paket sembako yang dibagikan kepada warga masyarakat Kota Tangerang yang kurang mampu.<br><br>Para pegawai juga telah menyalurkan bantuan kepada 1.140 anak yatim yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang.<br><br>"Dana bantuan tersebut bersumber dari Baitul Mal yang dikelola para pegawai Pemkot Tangerang," ujarnya.<br><br>Dimas, pegawai Pemkot Tangerang mengatakan program yang dilakukan pegawai sebagai bentuk kepedulian dan tak hanya melulu pada kegiatan saja tetapi juga menyenangkan anak yatim.<br><br>Dengan motto akhlakul karimah, diharapkan kegiatan Pemkot Tangerang ini dapat dilakukan dalam setiap event perayaan hari besar islam maupun kalender event pemkot.<br><br>"Tidak hanya pada hari ulang tahun Pemkot Tangerang saja tetapi program yang sudah digalakanMon, 02 Mar 2015 16:25:06 +0700Jalan Perimeter Utara Bandara Diberlakukan Buka - Tutuphttp://banten.antaranews.com/berita/22362/jalan-perimeter-utara-bandara-diberlakukan-buka--tutup<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/perluasan-bandara-soetta-260215-ief-1.jpg" align="left" border="0"> PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, mulai Selasa memberlakukan sistem buka tutup dan satu arah Jalan Perimeter Utara untuk mempercepat pengerjaan perbaikan infrastruktur tersebut. &nbsp;</span><br><br><br>Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi di Tangerang, Senin, menyatakan, pemberlakuan sistem ini dilakukan guna mempercepat proses perbaikan Jalan Perimeter Utara.<br><br>"Ini dilakukan untuk kepentingan pengguna jasa. Sistem buka tutup dan satu jalur menjadi pilihan, ketentuan waktu buka tutup bisa berubah menyesuaikan situasi dan kebutuhan lalu lintas," kata Bram.<br><br>Ia mengatakan, pemberlakuan sistem buka tutup dan satu arah pada akses di jalan tersebut mulai Selasa (3/3) pukul 00.00 WIB. &nbsp;&nbsp;<br><br>Adapun pemberlakuan mekanisme kebijakan itu yakni pukul &nbsp;00.00- 12.00 untuk Jalur tujuan Tangerang ditutup. Pukul 12.00-24.00 untuk Jalur tujuan Bandara/Jakarta ditutup.<br><br>Sementara itu, Bram menjelaskan, kerusakan jalan perimeter utara antara lain disebabkan oleh banyaknya kendaraan berat yang menggunakan akses tersebut. &nbsp; &nbsp;<br><br>Padahal, jalan hanya didesain untuk kendaraan dengan bobot di bawah lima ton. Untuk itu, berdasarkan kesepakatan dengan Polres Bandara Soekarno-Hatta, proses perbaikan diawali dengan pembuatan portal setinggi 2,1 meter.&nbsp;<br><br>Diperkirakan proses perbaikan jalan sepanjang 7,5 km ini akan memakan waktu hingga tiga minggu.<br><br>PT Angkasa Pura II menghimbau untuk sementara hingga waktu perbaikan selesai, pengguna diharapkan mengikuti rambu-rambu petunjuk yang telah dipasang.<br><br>"Selain rekayasa lalu lintas dengan adanya petugas kepolisian untuk memandu pengguna jalan, rambu-rambu juga telah dipasang di simpul-simpul kepadatanMon, 02 Mar 2015 16:17:13 +0700Pemkot Tangerang Musnahkan Ribuan Botol Mirashttp://banten.antaranews.com/berita/22361/pemkot-tangerang-musnahkan-ribuan-botol-miras<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/antarafoto-miras-selundupan-nunukan-260215-mrus-1.jpg" align="left" border="0"> Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten, memusnahkan sebanyak 15 ribu botol minuman keras hasil operasi selam dua bulan hingga akhir Februari 2015.</span><br><br><br>Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Mumung Turwana di Tangerang, Senin, mengatakan, petugas akan terus melakukan razia di berbagai wilayah dalam rangka penegakan Perda 7 tentang Pelarangan Penjualan Minuman Keras (Miras) di Kota Tangerang.<br><br>Warga bisa melapor bila ada warung yang menjual miras sebab pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menindaknya.<br><br>"Upaya razia yang terus dilakukan secara rutin, diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk tidak menjual bahkan menggunakannya," ujarnya.<br><br>Mumung juga menjelaskan bila pemusnahan ribuan miras ini dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangerang ke 22 pada tanggal 28 Februari.<br><br>"Miras yang dimusnahkan ini merupakan hasil operasi hingga 27 Februari 2015, jumlahnya mencapai 15.801 botol miras," katanya.<br><br>Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan bila masyarakat diminta aktif mengawasi lingkungannya. Jadi bila ada oknum yang menjual Miras bisa melapor ke kelurahan dan disampaikan ke Satpol PP untuk ditindak.<br><br>Misalnya saja penertiban warung yang diketahui menjual miras di wilayah kelurahan Gebang Raya, Periuk. Atas kerjasama warga, penjualan miras bisa ditertibkan dan menyelamatakan generasi muda dari mengkonsumsi miras. &nbsp;<br><br>"Penegakan perda selama ini kata Kasatpol PP mendapatkan dukungan penuh baik dari trantib, kepolisian dan juga masyarakat. Keterlibatan masyarakat dalam memberikaMon, 02 Mar 2015 16:13:47 +0700MUI Lebak: Pemerintah Segera Eksekusi Gembong Narkobahttp://banten.antaranews.com/berita/22360/mui-lebak-pemerintah-segera-eksekusi-gembong-narkoba<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/pemusnahan-narkoba-250215-aw-3.jpg" align="left" border="0"> Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Lebak, Banten, mendesak pemerintah segera melaksanakan eksekusi mati gembong narkoba gelombang kedua.</span><br><br>"Kami berharap hukuman mati bagi gembong narkoba itu secepatnya direalisasikan bulan Maret 2015," kata Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak KH Baijuri saat dihubungi di Lebak, Minggu.<br><br>Menurut dia, pemerintah harus tegas terhadap penegakan hukuman mati dan tidak bisa diintervensi oleh negara lain.Mon, 02 Mar 2015 08:54:15 +0700Banten Alokasikan Rp40 Miliar Lanjutkan "Sport Center"http://banten.antaranews.com/berita/22359/banten-alokasikan-rp40-miliar-lanjutkan-sport-center Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk melanjutkan pembangunan "Sport Center" yang sempat mangkrak beberapa tahun terakhir.</span><br><br><br>"Sport center dialokasi Rp40 miliaran untuk tahun ini. Itu rencananya untuk pematangan lahan dan pembangunan akses jalan masuk," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Provinsi Banten M Husni Hasan di Serang, Minggu.<br><br>Pihaknya akan "mereview" dan mengkaji ulang mengenai pembangunan akses jalan masuk menuju arena olahraga yang akan berdiri di lahan seluas 60 hektare tersebut.<br><br>Pihaknya juga akan mematangkan lahan serta pembangunan drainase terlebih dahulu sebelum pembangunan sarana olahraga yang dirintis sejak 2008 lalu tersebut.<br><br>"Jadi secara menyeluruh saya ingin 'review' untuk akses jalan masuk. Bisa saja nanti pada saat pekerjaan berlangsung, akses jalan malah hancur sebelum waktunya. Saya inginkan pematangan lahan dan pembangunan sistem drainase terlebih dulu," kata Husni.<br><br>Menurutnya, penanganan pembangunan sport center harus dipolakan dengan baik. Meskipun konsep atau 'site plan' sudah ada, namun harus ditata ulang. Dalam site plan, arena olahraga tersebut akan dilengkapi berbagai sarana antara lain stadion sepak bola, lapangan menembak, panahan, soft ball, hockey, polo air, atletik, serta dilengkapi hotel dan sarana olahraga lainnya.<br><br>"Sekarang kan konsepnya sudah ada, harus ditata ulang. Kapan harus selesai targetnya, siapa harus melakukan apa, kemudian mana dulu yang harus dibangun. Jadi kami polakan dari hulu sampai hilirnya," kata Husni.<br><br>Menurut Husni, anggaran Rp40 miliar tersebut tidak terlalu signifikan, karena membutuhkan anggaran triliunan rupiah untuk proyek sekelas sport center tersebut.<br><br>"Tidak terlalu signifikan anggarannya dengan alokasi puluhan miliar. Butuh biaya besar, itu kan harus triliunan. Tapi, kalau dari APBD semua itu akan habis hanya untuk sport center,". katanya.<br><br>Oleh karenanya, kata dia, harus melibatkan investor untuk mewujudkan kawasan sport center.<br><br>Diketahui, pembangunan sport center merupakan inisiasi Gubernur Banten non-aktif Ratu Atut Chosiyah pada 2008. Sebelumnya proyek pembangunan sarana olahraga tersebut untuk mempersiapkan pelaksanaan Olimpiade Negara-Negara Islam ke-3 pada 2013.<br><br>Namun, dalam perjalanannya, proyek tersebut belum sempat dilanjutkan salah satu penyebabnya Mon, 02 Mar 2015 08:52:06 +0700Produksi Batu Kalimaya Di Lebak Mulai Kesulitanhttp://banten.antaranews.com/berita/22358/produksi-batu-kalimaya-di-lebak-mulai-kesulitan<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/antarafoto-geliat-batu-akik-200215-ol-1.jpg" align="left" border="0"> Produksi batu permata kalimaya di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mulai kesulitan karena permintaan pasar cukup tinggi.</span><br><br><br>"Kita merasa kewalahan melayani pembeli dari berbagai daerah di Tanah Air, juga warga mancanegara," kata Bahrudin, seorang perajin permata kalimaya saat dihubungi di Lebak, Minggu.<br><br>Ia mengatakan, saat ini produksi batu kalimaya mulai berkurang karena permintaan pasar cukup tinggi.<br><br>Selain itu juga pendapatan hasil para penambangan batu kalimaya relatif berkurang.<br><br>Karena itu, para perajin tidak mampu memenuhi permintaan para pembeli kalimaya tersebut.<br><br>Selama ini, perajin kalimaya yang tersebar di Kecamatan Maja, Curugbitung dan Sajira Kabupaten Lebak tampak lesu.<br><br>Mereka para pembeli kalimaya datang dari Rangkasbitung, Jakarta, Bandung, Surbaya bahkan Malaysia terpaksa tidak bisa dilayani akibat produksi menurun.<br><br>"Kami perkirakan April mendatang dipastikan produksi kalimaya meningkat karena memasuki musim kemarau," katanya.<br><br>Ia mengatakan, saat ini harga permata kalimaya di tingkat perajin termurah Rp300 ribu sampai Rp50 juta.<br><br>Mereka para pembeli kalimaya mulai petani, pengusaha, pejabat hingga presiden.<br><br>Selain itu, juga banyak warga asing yang datang ke sini membeli kalimaya dengan jumlah banyak.<br><br>"Kami terbantu dengan usaha kalimaya ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga," katanya.<br><br>Seorang perajin batu permata di Sajira, Kabupaten Lebak, Japar mengaku saat ini batu kalimaya asal daerah itu terbaik di dunia karena memiliki aneka warna jenis dibandingkan dengan Australia, Amerika Latin dan Somalia.<br><br>Keunggulan kalimaya asal Lebak, selain warna tidak menghilang juga sangat mempesona karena punya aneka warna, seperti hitam, coklat, kuning ungu, biru dengan warna pelangi.<br><br>Batu kalimaya memiliki jenis warna, di antaranya Kalimaya Putih, Kristal Hijau, Kristal Pelangi, Kristal Hijau, Teh dan Kopi, Pelangi, Kristal susu dan lain-lain.<br><br>"Semua jenis warna kalimaya memiliki daya tarik tersendiri juga pancaran warna pelangi dapat berubah-ubah. Itulah kelebihan permata asal Lebak," katanya.<br><br>Kepala Bidang Industri Dinas Perindutrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak, Herisnen mengatakan, pemerintah daerah terus membina perajin batu kalimaya karena dapat meningkatkan ekonomi masyarakat juga penyerapan tenaga kerja.<br><br>"Kami terus membina perajin permata ini agar dMon, 02 Mar 2015 08:41:56 +0700Pangdam Jaya Tinjau Tangerang Expohttp://banten.antaranews.com/berita/22357/pangdam-jaya-tinjau-tangerang-expo<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/pangdam-jaya-tangexpo-walikota2.jpg" align="left" border="0"> Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo meninjau Tangerang Expo di kawasan pusat pemerintahan kota dan lapangan lembaga pemasyarakat, Minggu.</span><br><br>Pangdam Jaya yang ditemani Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah antara laint meninjau stan TNI yag memamerkanbeberapa kendaraan taktis seperti panser dan senjata.<br><br>Arief mengatakan, kolaborasi Pemkot Tangerang dengan TNI terjalin sejak acara MTQ XVI yang ketika itu diadakan di markas Yonif 203 beberapa waktu lalu.Mon, 02 Mar 2015 08:35:37 +0700Wali Kota Targetkan "Tangerang Expo" Tandingi PRJhttp://banten.antaranews.com/berita/22356/wali-kota-targetkan-tangerang-expo-tandingi-prj<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/pembukaan-tangerang-expo-walikota.jpg" align="left" border="0"> Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menargetkan pelaksanaan "Tangerang Expo" akan bisa menandingi Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang sudah berlangsung puluhan tahun.</span><br><br><br>"Maka itu, kita mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengunjungi dan memeriahkan perhelatan Tangerang Expo yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk unggulan serta membuka peluang bisnis dan investasi bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Tangerang," katanya di Tangerang, Sabtu.<br><br>Selain itu, kegiatan Tangerang Expo ini menjadi sarana bagi para UKM dan Industri yang ada di Kota Tangerang untuk dapat memasarkan dan memamerkan produk-produknya.<br><br>"Kota Tangerang yang sedang bertranformasi menjadi Kota Seribu Industri dan Sejuta Jasa itu memiliki potensi besar untuk memperkenalkan produk asli Kota Akhlakul Karimah, karena berbagai industri besar maupun kecil yang ada sudah dikenal dunia," katanya.<br><br>Wali Kota mencontohkan seperti produk ban merk GT Radial, IRC yang mempunyai market hampir 70 persen di Indonesia dan telah diekspor ke berbagai negara juga diproduksi oleh tangan-tangan masyarakat Kota Tangerang.<br><br>Tentunya ini harus menjadi kebanggaan bersama karena dapat menghasilkan produk yang menjadi kebanggaan nasional, sebab produk-produk unggulan tersebut bisa menjadi modal penggerak perekonomian di Kota Tangerang.<br><br>Dikatakan Arief, sudah sepatutnyalah jika masyarakat kota Tangerang berbangga hati karena banyak produk berkualitas tinggi dan berkelas ekspor yang dihasilkan oleh tangan-tangan terampil masyarakat Kota Tangerang.<br><br>"Melalui Tangerang Expo diharapkan juga akan tercipta interaksi bisnis langsung antara pengelola dan pengusaha UKM dengan para investor. Semoga bisa meraih peluang bisnis dan menjalin kerjasama yang saling menguntungkan di bidang permodalan, perdagangan, teknologi, SDM dan lainnya," pungkasnya.<br><br>Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Dan Koperasi, Sayuti, menerangkan Tangerang Expo diselenggarakan dari tanggal 27 Februari sampai 3 Maret 2015.<br><br>"Kegiatan ini diadakan dalam rangka memeriahkan HUT Kota TMon, 02 Mar 2015 08:25:01 +0700Reformasi Kemenkeu Dinilai Baik Penuhi Pendapatan 2015http://banten.antaranews.com/berita/22355/reformasi-kemenkeu-dinilai-baik-penuhi-pendapatan-2015 Pengamat ekonomi Untirta, Dahnil Anzar menilai baik rencana Mentri keuangan, Bambang Brodjonegoro &nbsp;yang dengan gencar melakukan reformasi birokrasi terkait tidak tercapainya target pendapatan pada tahun 2014, khususnya di bea cukai</span><br><br><br>Dahnil Anzar dihubungi, Jumat, mengatakan, reformasi birokrasi yang dilakukan tersebut harus bisa memenuhi target pencapaian dan mencegah terjadinya kebocoran.<br><br>"Perlu adanya perekrutan SDM yang berkualitas dan berintegristas untuk memenuhi target pencapaian itu sehingga tidak adanya kebocoran," ujar Dahni Anzar, pengamat ekonomi.<br><br>Dijelaskannya, Reformasi birokrasi yang dilakukan kementerian keuangan harus sesuai dengan penempatan pejabat dan posisi serta lepas dari kepentingan-kepentingan.<br><br>"Penempatan itu harus melalui seleksi dan penempatan pejabat sesuai koempetensi dan integritas," ujarnya.<br><br>Selanjutnya, Ditjen bea cukai perlu melakukan langkah perbaikan pada sektor pengawasan untuk memenuhi target pendapatan<br><br>Mengingat pada tahun lalu target pendpaatan tidak terserap secara maksimal karena ada beberapa pengaruh faktor internal dan eksternal<br><br>Terpisah, Kasubdit Humas Ditjen Bea dan Cukai, Haryo Limanseto mengungkapkan, bahwa target penerimaan di Tahun 2015 ini mencapai sebesar Rp 194,9 Triliun. Pihaknya pun, lanjut Haryo, sedianya memiliki langkah khusus dalam mengejar target tersebut.&nbsp;<br><br>Langkahnya adalah, dengan meningkatkan kualitas nilai pabean, kualitas kualifikasi barang, akurasi barang, dan optimalisasi audit kepabeanan.<br><br>Tidak hanya itu, Haryo juga menegaskan, saat ini pihaknya telah menambah sebanyak 332 awak patroli serta tambahan beberapa unit kapal patroli, guna meningkatkan pengawasannya.&nbsp;<br><br>"Hal ini pun dilakukan sudah berdasarkan daMon, 02 Mar 2015 08:12:01 +0700Yayasan Neera Ayu Serahkan Penghargaan Wirausaha Budayahttp://banten.antaranews.com/berita/22354/yayasan-neera-ayu-serahkan-penghargaan-wirausaha-budaya<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/komunitas-hong.jpg" align="left" border="0"> Yayasan Nera Ayu, PT Njonja Meneer menyerahkan penghargaan wirausaha budaya (Culturepreneur Award) 2015 sebagai upaya melestarikan budaya-budaya daerah ditengah-tengah pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat.</span><br><br><br>"Wirausaha budaya itu harus terus dikembangkan, kalau tidak maka keanekaragaman budaya itu akan hilang ditelan kemajuan pembangunan," kata Presiden Direktur PT Njonja Meneer, Charles Saerang di Jakarta, Minggu.<br><br>Wirausaha budaya adalah individu yang melakukan kegiatan pelestarian budaya melalui solusi kewirausahaan, jelas Saerang.<br><br>Saerang mengatakan, untuk mengembangkan budaya daerah maka yang diperlukan ada fokus ke arah bisnis untuk itu seluruh hambatan harus dihilangkan, segi positifnya dengan kehadiran wirausaha budaya adalah kondisi lingkungan lebih tertata.<br><br>"Berlatarbelakang kepedulian untuk melestarikan budaya daerah maka kami dari PT Njonja Meneer terdorong untuk memberikan penghargaan kepada wirausaha budaya," kata Saerang.<br><br>Menurut Saerang terdapat 33 peserta wirausaha yang masuk dalam seleksi Yayasan Nera Ayu, mereka semua disaring melalui team juri independen untuk kemudian dipilih lima nominator, serta dilanjutkan dengan pemilihan tiga terbaik.<br><br>"Mereka kami saring dengan melihat ide seperti apa, pengaruh terhadap lingkungan, serta bagaimana menjaga upaya yang mereka lakukan tetap eksis dan terus berlanjut (sustainable)," kata Saerang.<br><br>Saerang mengatakan, PT Njonja Meneer terus dapat hadir ditengah-tengah masyarakat Indonesia juga karena mempertimbangkan hal-hal tersebut dengan memanfaatkan kekayaan alam melalui produk jamu.<br><br>Kelima nominator adalah Zaini Alif (jabar), pendiri Komunitas Hong (Pusat Kajian Mainan dan Permainan Rakyat). Alif Faozi (Jateng), pendiri Komunitas Desa Wisata Dieng. Wahyudi Anggoro (Yogyakarta), pendiri Pandes Sompokan (desa pembuat mainan dari bambu dan kertas). TB Silalahi (Sumut), pendiri Museum Batak. Alfonsa Horeng (NTT), pendiri 18 Rumah Tenun.<br><br>Juri yang antara lain beranggotan mantan Mendagri Suryadi Sudirga, mantan Menperin MS Hidayat memilih Zaini Alif (Komunitas Hong), Alfonsa Horeng (Rumah Tenun NTT), dan Wahyudi Anggoro (Pandes SoSun, 01 Mar 2015 23:02:07 +0700Margahayuland Luncurkan Penjualan Apartemen Superblok 19 Avenuehttp://banten.antaranews.com/berita/22353/margahayuland-luncurkan-penjualan-apartemen-superblok-19-avenue<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_03/thumb/margahayuland1.jpg" align="left" border="0"> PT Margahayuland Development perusahaan pengembang properti meluncurkan penjualan apartemen tower B di superblok 19 Avenue Daan Mogot koridor Barat Jakarta dengan harga mulai dari Rp326,7 juta (termasuk PPN) untuk tipe studio.</span><br><br><br>"Penjualan apartemen di tower B ini menyusul keberhasilan penjualan di tower A yang diluncurkan pada tahun 2014," kata Direktur Proyek Superblok 19 Avenue Putu Wingara di lokasi proyek yang beralamat di kawasan Batu Ceper, Tangerang, Sabtu.<br><br>Putu didampingi GM Proyek Yahya Attamimi menjelaskan, 19Avenue merupakan proyek superblok (mixed use) yang di dalamnya selain terdapat apartemen (hunian), juga akan dibangun perkantoran, hotel dan mall dengan total investasi Rp800 miliar.Sun, 01 Mar 2015 12:27:25 +0700