ANTARA Banten - Berita Terkini dari BantenANTARA Banten - Berita Terkini dari Bantenhttp://banten.antaranews.comThu, 02 Oct 2014 19:13:52 +0700Petani: Pembatasan Investasi Benih Akan Matikan Petanihttp://banten.antaranews.com/berita/21394/petani-pembatasan-investasi-benih-akan-matikan-petani<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2014_10/thumb/sayuran-horti.jpg" align="left" border="0"> Ketua Gabungan Kelompok Tani Sayuran Malang - Jawa Timur &nbsp;Lucky Budiarti mengatakan, rencana membatasi investasi sektor perbenihan hortikultura khususnya sayuran akan mematikan petani yang justru kini tengah bersemangat menggarap sektor ini.</span><br><br><br>"Saya melihat pengadaan benih hibrida dengan varietas tertentu masih terbatas, serta belum ada penangkaran lokal," kata Lucky di Jakarta, Rabu.<br><br>Padahal, kata dia, kebutuhan petani terhadap benih hibrida sangat besar dan memberikan kontribusi positif terhadap keberhasilan panen.<br><br>Turunnya produksi hortikultura khususnya sayuran di pasar dalam negeri akhir-ahirnya lebih banyak dipengaruhi masih terbatasnya benih bermutu.<br><br>Dia mengkhawatirkan, pembatasan investasi asing di sektor perbenihan hanya akan membuat terputusnya jejaring usaha pemasaran penyedia benih unggul dan bermutu.<br><br>Harus juga dipahami produsen benih sayuran selama ini sangat perhatian terhadap petani. Mereka melakukan konsultasi lokasi penanaman yang cocok, cara budidaya, varietas-varietas baru bahkan saling bertukar pengalaman, papar Lucky.<br><br>Lucky mengingatkan, penyediaan bibit dengan varietas tertentu yang bermutu dan mempunyai trend internasional sekarang ini masih harus impor, karena penyediaan benih dalam negeri terbatas. &nbsp;<br><br>"Saya kira yang terpenting bagi petani adalah petani mudah dan memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan bibit unggul berkualitas," ujar dia. &nbsp; &nbsp;&nbsp;<br><br>Hal senada disampaikan oleh Ketua Dewan Hortikultura Nasional (DHN) Benny Kusbini. Menurutnya pembatasan investasi di sektor hulu hortikultura yakni industri benih sangat merugikan petani. "Lebih baik kita mengundang investasi untuk menghidupkan sektor hulu dari pada harus impor produk akhir yang nilainya jauh lebih besar," katanya.<br><br>Benny menegaskan bahwa produktivitas benih lokal terbilang masih rendah. Dia mencontohkan komoditas kentang. Tingkat produktivitas kentang lokal hanya mencapai 12 ton/hektare. Sementara itu, Tiongkok sudah mencapai 40 ton/hektare dan Australia sekitar 60-80 ton/ha.<br><br>Rendahnya produktivitas ini banyak disebkan oleh kualitas benih yang buruk. Hal tersebut mengakibatkan tanaman mudah terserang penyakit hingga pada akhirnya tidak mampu bersaing dengan kentang dari negara lain.<br><br>Harga kentang di tingkat petani juga menjadi lebih mahal. Saat ini per kilogram kentang produksi petani nasional sekitar Rp 8500, sementara produk dari China bisa dijual di Indonesia seharga Rp 5500 per kilogram. "Jika tidak hati-hati membuat kebijakan petani kentang dan saWed, 01 Oct 2014 17:56:00 +0700Kecamatan Harus Laksanakan Program Pelayanan Administrasi Terpaduhttp://banten.antaranews.com/berita/21393/kecamatan-harus-laksanakan-program-pelayanan-administrasi-terpadu Plt Sekretaris Provinsi Banten Asmudji HW menyatakan, semua kecamatan yang ada di delapan kabupaten/kota di wilayah tersebut harus melaksanakan Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan.<br><br>"Paling lambat 15 Januari 2015, Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan&nbsp; sudah harus dilaksanakan di semua kecamatan di Provinsi Banten," katanya di Pandeglang, Senin.Wed, 01 Oct 2014 13:13:14 +0700Legislator Ajak Masyarakat Lestarikan Badak Jawahttp://banten.antaranews.com/berita/21392/legislator-ajak-masyarakat-lestarikan-badak-jawa Anggota DPRD Provinsi Banten Siti Erna Nurhayati mengajak seluruh masyarakat di daerah itu untuk ikut melestarikan badak jawa.<br><br>"Badak jawa hidup di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Pandeglang, Banten, jadi saya mengajak semua pihak, termasuk masyarakat untuk melestarikan hewan langka itu," katanya di Pandeglang, Senin.Wed, 01 Oct 2014 13:06:29 +0700Disbudpar Banten Tampilkan Rampak Beduk di Australiahttp://banten.antaranews.com/berita/21391/disbudpar-banten-tampilkan-rampak-beduk-di-australia Untuk memacu peningkatan kunjungan kunjungan wisata ke Banten, Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) setempat giat mengemas seni budaya dan kuliner khas Banten untuk ditampilkan di forum Internasional.<br><br>Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten, Endrawati, Rabu, mengatakan, pihaknya kini berupaya mendorong unit-unit kesenian dan budaya khas Banten untuk mengikuti even festival di manca negara.Wed, 01 Oct 2014 09:19:21 +0700Pendopo Lama Akan Jadi Tempat Tes CPNS Pemprov Banten http://banten.antaranews.com/berita/21390/pendopo-lama-akan-jadi-tempat-tes-cpns-pemprov-banten- Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Provinsi Banten Kurdi Matin mengatakan, untuk memudahkan akses para peserta pihaknya akan menggunakan Pendopo Lama yang dulu merupakan Kantor Gubernur untuk tempat berlangsungnya tes CPNS Pemprov Banten dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).<br><br>"Tanggalnya masih tentatif tapi akan berlangsung pada akhir Oktober 2014 sedang jumlah PNS yang akan diterima sebanyak 180 orang," kata Kurdi Matin, di Serang, Selasa.Wed, 01 Oct 2014 09:16:24 +0700Taati Rekomendasi MUI, Pemprov Banten Hentikan Bantuan Qurbanhttp://banten.antaranews.com/berita/21389/taati-rekomendasi-mui-pemprov-banten-hentikan-bantuan-qurban Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemprov Banten Irvan Santoso mengatakan, atas saran dan rekomendasi dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) Banten pihaknya mulai tahun 2014 ini menghentikan penyaluran bantuan hewan qurban untuk masyarakat.<br><br>"Sebelumnya kita melakukan evaluasi penyaluran bantuan hewan qurban yang selama ini dilakukan Biro Kesra Pemprov Banten kemudian kita meminta pendapat dan MUI memberi rekomendasi untuk dihentikan karena qurban bukan kewajiban institusi Pemprov melainkan merupakan ibadah individu," katanya, di Serang, Selasa.Wed, 01 Oct 2014 09:14:45 +0700Pendaftaran CPNS Dibuka, BKD Banten Siapkan Sarana Tes Sistem Komputerhttp://banten.antaranews.com/berita/21388/pendaftaran-cpns-dibuka-bkd-banten-siapkan-sarana-tes-sistem-komputer Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Provinsi Banten dibuka mulai hari Senin ini dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten telah menyiapkan sarana tes sistem komputer yang diperlukan.<br><br>"Kami memprediksi akan ada lonjakan jumlah pelamar CPNS untuk lowongan di Provinsi Banten sebab dua Pemkab yaitu Lebak dan&nbsp; Kabupaten Tangerang batal membuka lowongan," kata Kepala BKD Provinsi Banten, Kurdi Matin, di Serang, Senin.Wed, 01 Oct 2014 07:42:26 +0700Masyarakat Banten Diminta Sadar Wisata Hadapi MEAhttp://banten.antaranews.com/berita/21387/masyarakat-banten-diminta-sadar-wisata-hadapi-mea Pelaksana Tugas&nbsp; Gubernur Banten Rano Karno meminta masyarakat sadar wisata dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun 2015.<br><br>Rano, Sabtu mengatakan, warga Banten siap atau tidak siap harus menerima kenyataan untuk menyambut pasar global dalam masyarakat ekonomi Asean.Tue, 30 Sep 2014 16:13:29 +0700Inspektorat Diminta Ikut Awasi Pembangunanhttp://banten.antaranews.com/berita/21386/inspektorat-diminta-ikut-awasi-pembangunan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta inspektorat untuk ikut mengawasi pembangunan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tata Kota.<br><br>Arief di Tangerang, Sabtu, mengatakan, urusan pembangunan fisik yang menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum maupun Tata Kota, sudah seharusnya juga dinas atau instansi lain ikut terlibat mendukung kegiatan tersebut.Tue, 30 Sep 2014 15:57:18 +0700Polsek Pamulang Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil Rentalhttp://banten.antaranews.com/berita/21385/polsek-pamulang-tangkap-pelaku-penggelapan-mobil-rental Kepolisian Polsek Pamulang Tangerang Selatan, Banten, menangkap pelaku penggelapan mobil rental.<br><br>Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy Ferdinand Sanjaya di Tangerang, Minggu, mengatakan, pelaku ditangkap setelah melakukan penggelapan 14 mobil rental.Tue, 30 Sep 2014 15:52:50 +0700BC Soekarno - Hatta Sita Narkotika Senilai Rp105 Miliarhttp://banten.antaranews.com/berita/21384/bc-soekarno--hatta-sita-narkotika-senilai-rp105-miliar Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta sejak Januari hingga akhir September 2014 sudah menyita berbagai jenis narkotika senilai Rp105 miliar lebih.<br><br>"Nilai total barang bukti narkotika hasil penindakan sejak Januari hingga akhir september mencapai Rp105 miliar lebih," kata Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Okto Irianto di Tangerang, Minggu.Tue, 30 Sep 2014 15:49:34 +0700DPRD Tangsel Segera Bahas APBD Perubahanhttp://banten.antaranews.com/berita/21383/dprd-tangsel-segera-bahas-apbd-perubahan DPRD Tangerang Selatan, Banten, akan segera melakukan pembahasan APBD Perubahan Tahun 2014.<br><br>Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Moch Romlie di Tangerang, Minggu, mengatakan, pembahasan dilakukan setelah pembentukan alat kelengkapan dewan sudah dibentuk.Tue, 30 Sep 2014 15:46:25 +0700Arief Pergoki Pabrik Buang Limbah Ke Cisadanehttp://banten.antaranews.com/berita/21382/arief-pergoki-pabrik-buang-limbah-ke-cisadane Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, memergoki langsung pabrik yang membuang limbah berbahaya ke Sungai Cisadane dalam kegiatan sidaknya.<br><br>"Ada pabrik di kelurahan panunggangan barat yang secara sengaja membuang limbahnya ke Sungai cisadane," kata Arief R Wismansyah di Tangerang, Senin.Tue, 30 Sep 2014 15:43:45 +0700Warga Tangerang Rekreasi Pakai Uang Penukaran Sampahhttp://banten.antaranews.com/berita/21381/warga-tangerang-rekreasi-pakai-uang-penukaran-sampah Warga RW 07, Perumahan Benua Indah, Pabuaran Tumpeng, Kota Tangerang, melakukan rekreasi ke Ciater menggunakan uang dari hasil penukaran dengan sampah.<br><br>"Jadi, warga disini melakukan liburan pakai uang hasil penukaran dengan sampah yang dihasilkan setiap harinya," kata ketua Kelompok Bank Sampah Benua Hijau, Sutrisno di Tangerang, Senin.Tue, 30 Sep 2014 15:26:41 +0700Pemkot Tutup Pembuangan Limbah Pabrik Ke Cisadanehttp://banten.antaranews.com/berita/21380/pemkot-tutup-pembuangan-limbah-pabrik-ke-cisadane Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menutup sementara pembuangan limbah dua pabrik yang terbukti membuang limbahNnya ke Sungai Cisadane.<br><br>"Kita sudah layangkan surat penutupan pembuangan limbah kepada dua pabrik dalam jangka waktu 2 x 24 jam," kata Kepala Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum BPLH, Agus Prasetyo di Tangerang,&nbsp; Senin.Tue, 30 Sep 2014 15:20:09 +0700Polres Bandara Soekarno - Hatta Tangkap Pembuat SIM Palsuhttp://banten.antaranews.com/berita/21379/polres-bandara-soekarno--hatta-tangkap-pembuat-sim-palsu Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menangkap dua tersangka pelaku pembuat dan pengguna surat izin mengemudi palsu.<br><br>Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soetta AKP Azhari Kurniawan di Tangerang, Senin, mengatakan, kedua tersangka yakni RSD dan RS.Tue, 30 Sep 2014 15:18:44 +0700Wali Kota Tindak Lanjuti Pengaduan Masyarakathttp://banten.antaranews.com/berita/21378/wali-kota-tindak-lanjuti-pengaduan-masyarakat Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah langsung menindaklanjuti pengaduan masyarakat lewat twitter yang mengeluhkan kemacetan di Jalan Raden Saleh di Ciledug hingga Karang Tengah.<br><br>"Kami memohon maaf kepada masyarakat karena aksesnya menjadi terhambat sebab sedang dilakukan peninggian jembatan di depan perumahan Metro Permata," kata Arief R Wismansyah yang meninjau lokasi perbaikan, Senin.Tue, 30 Sep 2014 15:17:21 +0700Perbaikan Jalan Raden Saleh Ciledug Rp4 Miliarhttp://banten.antaranews.com/berita/21377/perbaikan-jalan-raden-saleh-ciledug-rp4-miliar Pemerintah Kota Tangerang, mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk perbaikan Jalan Raden Saleh Ciledug.<br><br>Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nana Trisyana di Tangerang, Selasa, mengatakan, anggaran tersebut terbagi yakni Rp1,3 miliar untuk perbaikan jalan, Rp1,8 miliar untuk peninggian jembatan dekat Metro Permata dan Rp900 juta untuk normalisasi drainase.Tue, 30 Sep 2014 15:03:22 +0700Pemkot Siapkan Jalur Alternatif Karang Tengah - Kembanganhttp://banten.antaranews.com/berita/21376/pemkot-siapkan-jalur-alternatif-karang-tengah--kembangan Pemerintah Kota Tangerang, Banten,&nbsp; menyiapkan jalur alternatif yang menghubungkan Jalan Raden Saleh, Karang Tengah menuju Kembangan, Jakarta Barat.<br><br>Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di Tangerang, Selasa, mengatakan, jalur alternatif tersebut, yakni jalan dari dalam perumahan Metro Permata menuju arah perumahan Palem Ganda Asri 2, Karang Tengah, Kota Tangerang.Tue, 30 Sep 2014 15:00:42 +0700Cisadane Belum Lakukan Pemulihan Pasca Tercemar Limbahhttp://banten.antaranews.com/berita/21375/cisadane-belum-lakukan-pemulihan-pasca-tercemar-limbah Sungai Cisadane di Tangerang, Banten, belum pernah dilakukan pemulihan pasca tercemar limbah industri maupun domestik.<br><br>Staf Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum BPLH Rusdiana Setiawan di Tangerang, Selasa, mengatakan penyebab belum dilakukannya pemulihan karena terbentur masalah anggaran.Tue, 30 Sep 2014 14:58:23 +0700