ANTARA Banten - Berita Terkini dari BantenANTARA Banten - Berita Terkini dari Bantenhttp://banten.antaranews.comWed, 28 Jan 2015 16:11:31 +0700Banten Siap JadI Tuan Rumah Pospenas 2016http://banten.antaranews.com/berita/22165/banten-siap-jadi-tuan-rumah-pospenas-2016 Pemerintah Provinsi Banten menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren tingkat Nasional (Pospenas) ke-7 Tahun 2016.<br><br>Kesiapan Banten menjadi tuan rumah Pospenas tersebut disampaikan Plt Gubernur Banten Rano Karno saat menerima kunjungan dari tim Panitia Kerja Pospenas yang mewakili enam Kementerian di bawah Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Pendopo Gubernur Banten di Serang, Rabu.Wed, 28 Jan 2015 15:56:24 +0700Disperindag Aktifkan UPT Metrologi Antisipasi Kecurangan Timbanganhttp://banten.antaranews.com/berita/22164/disperindag-aktifkan-upt-metrologi-antisipasi-kecurangan-timbangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengaktifkan Unit Pelayanan Teknis Metrologi untuk antisipasi kecurangan timbangan pedagang dan meteran pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).<br><br>"Kami akan menyisir timbangan di pasar tradisional dan alat ukur pada SPBU supaya tidak merugikan konsumen," kata Unit Pelayanan Teknis (UPT) Metrologi Disperindag Pemkab Tangerang Apriliyanti di Tangerang, Rabu.Wed, 28 Jan 2015 15:44:08 +0700Tangerang Tertibkan 300 Bangunan Liar Lahan Fasoshttp://banten.antaranews.com/berita/22163/tangerang-tertibkan-300-bangunan-liar-lahan-fasos Aparat Satpol PP Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, berencana menertibkan sebanyak 300 bangunan liar yang berada pada lahan fasilitas sosil (fasos) di Kecamatan Kelapa Dua.<br><br>"Kami sudah data dan penertiban tinggal menunggu waktu, karena sudah ada pemberitahuan kepada pemilik," kata Kepala Satpol PP Pemkab Tangerang Slamet Budi di Tangerang, Rabu.Wed, 28 Jan 2015 15:30:10 +0700Pemkab Tangerang Siapkan Rp2 Miliar Tangani Bencanahttp://banten.antaranews.com/berita/22162/pemkab-tangerang-siapkan-rp2-miliar-tangani-bencana Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk penangganan bencana agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan korban.<br><br>"Dana itu tidak saja bagi korban banjir tetapi juga kebakaran atau angin puting beliung," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Rabu.Wed, 28 Jan 2015 15:24:37 +070025 Kecamatan Di Lebak Rawan Longsorhttp://banten.antaranews.com/berita/22161/25-kecamatan-di-lebak-rawan-longsor Sebanyak 25 dari 28 kecamatan&nbsp; di Kabupaten Lebak, Banten, masuk peta rawan longsor jika curah hujan di atas normal.<br><br>"Kami meminta warga agar meningkatkan kewaspadaan bencana longsor sehubungan curah hujan saat ini cenderung meningkat," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi saat dihubungi di Lebak, Rabu.Wed, 28 Jan 2015 15:21:37 +0700Pemkab Lebak Komitmen Lindungi Lahan Pangan Berkelanjutanhttp://banten.antaranews.com/berita/22160/pemkab-lebak-komitmen-lindungi-lahan-pangan-berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Lebak komitmen melindungi lahan pangan berkelanjutan guna mendukung program ketahanan pangan nasional.<br><br>"Kami melindungi areal persawahan sekitar 441.000 hektare sebagai lahan pangan berkelanjutan," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Dede Supriatna saat dihubungi Lebak, Rabu.Wed, 28 Jan 2015 15:18:20 +0700Korem 064 Manfaatkan Lahan TNI Ditanami Panganhttp://banten.antaranews.com/berita/22159/korem-064-manfaatkan-lahan-tni-ditanami-pangan Korem 064 Maulana Yusuf Banten memanfaatkan lahan milik TNI untuk ditanami aneka jenis tanaman pangan guna mendukung program ketahanan pangan nasional.<br><br>"Kita berharap tanaman padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, dan umbi-umbian dapat menyumbangkan ketahanan pangan," kata Komandan Korem 064/MY Kolonel (Kav) Ana Supriatna di Lebak, Rabu.Wed, 28 Jan 2015 15:10:36 +0700LKMA Dapat Dorong Swasembada Panganhttp://banten.antaranews.com/berita/22158/lkma-dapat-dorong-swasembada-pangan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Dede Supriatna mengatakan Lembaga Keuangan Micro Agrobisnis (LKMA) dapat mendongkrak produksi untuk swasembada pangan melalui bantuan penguatan modal bagi petani.<br><br>"Kami optimistis produksi pangan akan meningkat karena petani mendapatkan bantuan modal dari LKMA itu," kata Dede saat dihubungi di Lebak, Rabu.Wed, 28 Jan 2015 15:08:48 +0700BKPP: Lelamg Jabatan Dua Dinas 15 Harihttp://banten.antaranews.com/berita/22157/bkpp-lelamg-jabatan-dua-dinas-15-hari Lelang dua jabatan Kepala Dinas yakni Dinas Perhubungan dan Dinas Bangunan di Pemkot Tangerang, hanya dilaksanakan selama 15 hari.<br><br>Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Tangerang. M Noor di Tangerang, Rabu, mengatakan, pembukaan lelang jabatan dua kepala dinas dilaksanakan pekan ini.Wed, 28 Jan 2015 15:06:21 +0700AP II Siapkan Syarat Atasi Taksi Gelaphttp://banten.antaranews.com/berita/22156/ap-ii-siapkan-syarat-atasi-taksi-gelap PT Angkasa Pura II telah menyiapkan tiga syarat untuk mengatasi keberadaan taksi gelap di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.<br><br>Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Samadi di Tangerang, Rabu, mengatakan tiga syarat itu, yakni sopir harus menggunakan seragam, mobil kendaraan pun berwarna kuning, dan tidak diperkenankan mengambil penumpang secara langsung di setiap terminal.Wed, 28 Jan 2015 15:04:32 +0700Banten Terbitkan SK Penurunan Tarif AKDPhttp://banten.antaranews.com/berita/22155/banten-terbitkan-sk-penurunan-tarif-akdp Pemerintah Provinsi Banten menerbitkan Surat keputusan (SK) gubernur tentang tarif baru 44 trayek angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP), dan sudah ditandatangani Plt Gubernur Banten Rano Karno.&nbsp; <br><br>"Hari ini SK tarif baru untuk AKDP telah diteken Plt Gubernur Banten. Sekarang tinggal diundangkan oleh Biro Hukum dan besok kami akan melakukan koordinasi dengan Polda Banten dan Organda untuk melakukan sosialisasi," kata Kepala Dishubkominfo Provinsi Banten Revri Aroes di Serang, Selasa.<br><br>Ia mengatakan, penurunan tarif di Banten ditetapkan dengan jarak batas atas dan jarak batas bawah sesuai dengan AKDP jenis premium yang tarifnya disepakati turun sebesar 13,16 persen, dan AKDP jenis bahan bakar solar yang turun sebesar 8,57 persen.Wed, 28 Jan 2015 09:25:37 +0700PHK Dominasi Perselisihan Hubungan Industrial Di Bantenhttp://banten.antaranews.com/berita/22154/phk-dominasi-perselisihan-hubungan-industrial-di-banten Perselisihan hubungan industrial di Provinsi Banten sepanjang tahun 2014 didominasi kasus pemutusan hubungan kerja atau PHK di sejumlah perusahaan.&nbsp; <br><br>Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Banten Ubaidillah di Serang, Selasa mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk dari kota/kabupaten ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, terdapat 86 kasus perselisihan hubungan industri, 83 kasus di antaranya disebabkan oleh PHK.<br><br>"Kasus PHK sangat dominan menjadi penyebab utama perselisihan buruh dan pengusaha. Bisa dikatakan 97 persen lebih perselisihan disebabkan PHK," kata Ubaidillah.Wed, 28 Jan 2015 09:23:53 +0700DPRD Banten Minta Pelayanan RSUD Ditingkatkanhttp://banten.antaranews.com/berita/22153/dprd-banten-minta-pelayanan-rsud-ditingkatkan DPRD Provinsi Banten melalui Komisi V meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Banten.<br><br>"Harapan kami ada peningkatan pelayanan kesehatan dan peralatan kesehatan yang dilakukan RSUD Banten kepada masyarakat Banten," kata Ketua Komisi V DPRD Banten Yoyon Sudjana saat anggota Komisi V DPRD Banten melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Banten.Wed, 28 Jan 2015 09:22:07 +0700DPRD Kota Serang Dukung Industri Kreatif Bambuhttp://banten.antaranews.com/berita/22152/dprd-kota-serang-dukung-industri-kreatif-bambu<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_01/thumb/image-3.jpg" align="left" border="0"> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Banten, mendukung pengembangan industri kreatif dari olahan pohon bambu di Kota Serang yang ditawarkan Lembaga Swadaya Masyarakat 'Banten Creative Comunity' (BCC).<br><br>Ketua Komisi IV DPRD Kota Serang Firdaus Ghozali di Serang, Selasa, mengatakan pihaknya bersama Pemkot Serang menyambut baik tawaran yang disampaikan masyarakat melalui BCC untuk pengembangan tanaman bambu, dalam upaya mendorong pemberdayaan masyarakat melalui industri kreatif dengan berbagai olahan bambu dan pemanfaatan lainnya seperti yang dikembangkan di Rajapolah, Tasikmalaya.Wed, 28 Jan 2015 09:12:03 +0700Pohon Bambu Mampu Cegah Longsor di Lahan Kritishttp://banten.antaranews.com/berita/22151/pohon-bambu-mampu-cegah-longsor-di-lahan-kritis<img src="http://bimg.antaranews.com/banten/2015_01/thumb/lahan-kritis.jpg" align="left" border="0"> Aktivis tergabung dalam Banten Creative Community (BCC) mensosialisasikan kepada masyarakat yang tinggal di lahan kritis untuk menanam pohon bambu karena mampu mencegah longsor disaat musim hujan.</span><br><br><br>"Tanaman bambu mampu mencegah di lahan kritis yakni lahan yang mudah bergerak atau retak karena sudah tidak ada lagi tanaman peneduh disekitarnya," kata Presiden BCC Usep Mujani di Serang, Kamis.<br><br>BCC sendiri merupakan komunitas kreatif di Banten yang berkonsentrasi dalam<br>pemberdayaan bambu menawarkan solusi alternatif dengan menanam pohon bambu, terutama daerah rawan longsor di pinggir sungai yang tanahnya potensial terkena gerusan air (erosi).<br><br>"Kami akan menanam seribu bibit bambu di titik-titik yang mengalami bencana longsor dan banjir di Banten, juga mendesain rumah bambu yang murah dan ramah lingkungan bagi korban bencana longsor sebagai bagian dari pemulihan bencana di Banten," ujar Usep.<br><br>Rencana pemulihan daerah rawan banjir dan longsor di Banten yang digagas oleh BCC tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan #SaveOurVillage di Sobang, kabupaten Lebak, Banten, pada 10 - 12 Januari lalu.<br><br>"Mestinya harus ada program yang berkelanjutan bagi penanggulangan bencana, kami menawarkan penanaman bambu sebagai solusi jangka panjang penanggulangan bencana. Ini juga bagian dari program bambu nasional yang digagas BCC sampai tahun 2025," ucap Usep<br><br>Tentang kekuatan bambu sebagai penahan erosi ataupun longsoran, ia mengatakan di Aceh pada saat musibah tsunami akhir 2004 silam terbukti pohon bambu kuat menerima terjangan gelombang air laut yang amat dahsyat. Pohon-pohon bambu itu tetap menancap di tempatnya tumbuh.<br><br>Selain itu, usep juga mengingatkan pemerintah untuk mulai menggalakan solusi<br>pencegahan bencana dengan cara melakukan perbaikan lingkungan yang berkelanjutan.<br>sebab ia menilai selama ini pemerintah cenderung menggunakan cara-cara taktis dalam<br>penanggulangan bencana sehingga tidak menyentuh persoalan sebenarnya.<br><br>"Kami sudah menyiapkan ribuan bibit bambu untuk pemulihan, terutama di sepanjang sepadan sungai. Hanya selama ini kami kesulitan mengakses lahan tersebut karena regulasi. Tinggal apakah pemerintah komitmen atau tidak untuk bersama-sama<br>memperbaiki lingkungan," kata usep<br><br>Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Banten menetapkan status darurat banjir di seluruh wilayah Provinsi Banten. Status Provinsi Banten dinyatakan darurat banjir menyusul bencana banjir yang sudah merendam ribuan rumah yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.<br><br>Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)<br>Banten, saat ini terdapat 27 kecamatan yang terkena bencana banjir. Kecamatan<br>tersebut tersebar di 5 kabupaten/kota, yaitu 10 kecamatan di Kabupaten Pandeglang,<br>12 kecamatan di Kabupaten Tangerang, 3 kecamatan di Kabupaten Serang, dan<br>masTue, 27 Jan 2015 16:48:23 +0700BPOM Serang Sita 170 Obat Tanpa Izinhttp://banten.antaranews.com/berita/22150/bpom-serang-sita-170-obat-tanpa-izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang, Banten, bersama aparat Dinas Kesehatan Pemkab Tangerang menyita sebanyak 170 obat berbagai jenis dari sebuah toko di Tigaraksa yang diduga pemilik menjual tanpa izin.<br><br>"Penyitaan merupakan kewenangan BPOM Serang, maka kami yang melaporkan masalah itu sehingga ada tindakan," kata Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Tangerang Naniek Isnaini di Tangerang, Selasa.Tue, 27 Jan 2015 16:38:33 +0700Penyelundup Sabu Delapan Kuintal Incaran Enam Negarahttp://banten.antaranews.com/berita/22149/penyelundup-sabu-delapan-kuintal-incaran-enam-negara Penyelundup narkoba sebanyak delapan kuintal yang telah ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) ternyata telah diincar juga oleh enam negara.<br><br>Kepala BNN Anang Iskandar di Tangerang, Selasa, mengatakan, polisi dari tujuh negara yang mengincar yakni China, Hongkong, Myanmar, Philipina, Singapura dan Malaysia<br><br>"Jadi, negara lain pun telah mengincar jaringan internasional ini, termasuk Indonesia. Lalu akhirnya berhasil di tangkap di Indonesia oleh BNN dan merupakan penangkapan terbesar di Asia Tenggara," kata Anang ditemui usai pemusnahan barang bukti narkotika di kawasan Bandara Soekarno - Hatta, Selasa.Tue, 27 Jan 2015 16:37:00 +0700Menkopolhukam: Penolakan Grasi Buat Jera Pengedar Narkotikahttp://banten.antaranews.com/berita/22148/menkopolhukam-penolakan-grasi-buat-jera-pengedar-narkotika Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan penolakan grasi oleh pemerintah dilakukan untuk membuat jera kepada pelaku pengedar narkotika.<br><br>"Presiden akan tetap menolak permohonan grasi terhadap terpidana mati kasus narkotika. Ini sebagai bentuk efek jera," kata Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno ditemui usai pemusnahan barang bukti narkotika di kawasan Bandara Soekarno - Hatta, Selasa.Tue, 27 Jan 2015 16:35:33 +0700BNN Musnahkan Delapan Kuintal Sabu Tiongkokhttp://banten.antaranews.com/berita/22147/bnn-musnahkan-delapan-kuintal-sabu-tiongkok Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan delapan kuintal sabu senilai Rp1,7 triliun yang merupakan tangkapan terbesar di Asia Tenggara.<br><br>Kepala BNN Anang Iskandar di Tangerang, Selasa, mengatakan pemusnahan barang bukti yang ke dua di tahun 2015 dilakukan setelah mendapat ketetapan dari Pengadilan Negeri Jakarta Barat.Tue, 27 Jan 2015 16:29:37 +0700Kejari Lebak Eksekusi Mantan Kadisnakersoshttp://banten.antaranews.com/berita/22146/kejari-lebak-eksekusi-mantan-kadisnakersos Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebak melakukan eksekusi terhadap mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial, Sahat Sinambela yang kabur selama setahun lebih, terkait putusan kasasi Mahkahmah Agung tahun 2012.<br><br>"Kami terpaksa menahan mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Kadisnakersos) Sahab Sinambela di Rutan Rangkasbitung," kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebak Eko Baroto saat dihubungi di Lebak, Selasa.Tue, 27 Jan 2015 16:25:56 +0700