Kemensos Bantu 14 Kelompok Usaha Di Lebak

Rabu, 11 Juli 2012 15:56 WIB


Lebak (ANTARABanten) - Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan dana hibah untuk penguatan modal sebanyak 14 kelompok usaha bersama (KUBE) di Kabupaten Lebak, Banten.


"Kelompok usaha yang mendapat bantuan penguatan modal itu masing-masing menerima sebesar Rp20 juta per kelompok," kata Kepala Seksi Bimbingan Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Lebak Zaenal Aripin di Rangkasbitung, Rabu.

Ia mengatakan, bantuan permodalan tersebut guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan keluarga miskin.

Saat ini, pelaku usaha kecil di Kabupaten Lebak tumbuh pesat, namun mereka terkendala dengan permodalan.

Kemensos RI tahun 2012, kata dia, menyalurkan dana hibah penguatan modal untuk keluarga miskin agar mereka bisa meningkatkan pendapatan ekonomi.

Adapun, kata dia, kriteria yang menerima bantuan dana KUBE, yakni warga miskin yang memiliki ketrampilan juga usaha dalam skala kecil.

"Kami berharap kelompok usaha ini bisa memanfaatkan dana KUBE untuk peningkatan ekonomi keluarga," katanya.

Ia juga mengatakan, program KUBE di Kabupaten Lebak saat ini relatif baik berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan di lapangan.

Bahkan, kata dia, di antaranya ada beberapa kelompok usaha dinyatakan berhasil dan sukses dalam mengelola usahanya.

"Kami benar-benar mengawasi penyaluran dana KUBE dengan  melibatkan pengawasan dan pendamping dari unsur pekerja sosial masyarakat, tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaaan," katanya.

Menurut dia, pihaknya juga memberikan pembinaan administrasi, keuangan dan pengawasan kegiatan KUBE tersebut.

Sebab perogram KUBE bisa mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

Mereka yang menerima bantuan KUBE antara lain kelompok usaha bersama bidang peternakan, perikanan, pertanian, pedagang sayuran, dan warungan.

Penyaluran KUBE sebanyak 14 kelompok itu, mereka satu kelompok menerima penguatan modal sebesar Rp20 juta yang transfer melalui rekening BNI dengan anggota 10 orang per kelompok.

Ke-14 kelompok usaha itu tersebar di Kecamatan Muncang, Wanasalam, Rangkasbitung, Cibadak, Kalanganyar, Warunggunung, Bayah, Leuwidamar dan Malingping.

"Kami berharap masyarakat yang menerima dana KUBE dapat dikelola dengan baik untuk menumbuhkan usaha mikro yang telah dikembangkannya," katanya.

Ia menyatakan dana KUBE merupakan bantuan hibah dan tidak mengembalikannya.

"Kami minta masyarakat bisa memanfaatkan modal usaha mikro itu agar dapat berkembang usahanya dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Usaha Mina Tani Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Sajuhi mengaku pihaknya merasa terbantu dengan adanya bantuan dana hibah penguatan modal, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Kami sebagai kelompok tani padi sawah sudah berhasil mengelola dana bantuan KUBE untuk peningkatan usahanya," katanya.