Senin, 25 September 2017

Belajar Bersabar Saat Menjalankan Ibadah Haji

id Belajar Bersabar Saat Menjalankan Ibadah Haji
Belajar Bersabar Saat Menjalankan Ibadah Haji
Lukita (25) ketiga dari sebelah kanan sedang berada di makhtab (hotel). (Nicko Triandana)
Serang (Antara News) Saat menjalankan ibadah haji, jemaah banyak sekali menghadapi ujian yang dihadapi namun disitulah harus banyak bersabar agar ibadah berjalan lancar dari awal hingga akhir.

Seperti diceritakan Lukita (25) saat dihubungi, Rabu, pengusaha muda desain interior yang mengaku banyak menghadapi pengalaman yang semuanya harus dihadapi dengan bersabar.

Dia mencontohkan saat berkemah di Mina dimana tidurnya seperti ikan dijemur, namun tetap nyaman dan tidak berdesak-desakan.

Kemudian di saat antre ke toilet juga harus bersabar dan berbagi dengan jemaah lainnya.

Lukita yang berangkat pada tanggal 25 Agustus 2017 bersama dengan 393 jemaah haji asal Serang Banten melalui kloter 62 sampai saat ini masih berada di Arab Saudi sampai dengan tanggal 5 Oktober 2017.

Lukita menjelaskan dirinya membutuhkan waktu 6 tahun agar bisa berangkat ke tanah suci Mekkah. Lukita mendaftarkan diri untuk beribadah haji pada tahun 2011 dan pada tahun ini lukita berkesempatan menunaikan ibadah haji seorang diri demi menjalankan tugas sebagai umat muslim.

Lukita berbagi kisah tentang bagaimana keadaan disana dan pelayanan pemerintah Indonesia terhadap jemaah haji asal Indonesia.

"Alhamdullilah saya sangat senang bisa berkesempatan berhaji pada usia muda dan sampai saat ini ibadah saya masih berjalan lancar,"  kata Lukita.

“Pemerintah menyiapkan tim untuk setiap kloter agar mengatur keberangkatan yang menggunakan transportasi, konsumsi, dan menyediakan tenaga medis," tutur lukita, saat ditanya pelayanan pemerintah Indonesia di Arab Saudi.

“Pokoknya keadaan disini sangat kondusif dan teratur, pemerintah Indonesia juga sangat bertanggung jawab atas keselamatan jemaah haji asal Indonesia” lanjut Lukita.

Kesabaran memang sangat diuji dalam melaksanakan ibadah haji. Akan tetapi kesabaran membuat seluruh proses ibadah kita akan semakin bermakna.

"Disini semua umat muslim yang menunaikan ibadah haji berbondong-bondong melaksanaan proses haji. Itu sudah seperti hari akhir nanti, jadi terbayang nanti bagaimana kalau sudah hari pembalasan," ujarnya.

Kepada calon jemaah haji lainnya, Lukita berpesan agar selalu berdoa kepada Allah agar diberi izin untuk berziarah ke Baitullah, menyiapkan fisik yang sehat karena ibadah haji hampir 100 persen akan menguras tenaga.

Dan untuk para teman muda lainnya Lukita menyampaikan untuk memanfaatkan masa mudanya dengan baik. Caranya adalah dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk kegiatan yang berguna dan tidak lupa kepada sang Maha Pencipta.
 
Lukita khusyu berdoa untuk semua umat muslim agar di panjangkan umurnya, mendapat keselamatan dalam agama, dan untuk pribadi bisa menjadi haji yang mabrur dan dapat menjaga kemabrurannya dengan menjadi pribadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Editor: Ganet

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga