Senin, 25 September 2017

BPJS-TK Banten Targetkan 1,3 Juta Peserta 2017

id BPJS-TK Banten Targetkan 1,3 Juta Peserta 2017
BPJS-TK Banten Targetkan 1,3 Juta Peserta 2017
Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Banten Teguh Purwanto (nomor 2 dari kiri) dan Kepala Kantor Cabang Serang BPJS Ketenagakerjaan Muallif (paling kiri) pada acara donor darah memperingati Hari Pelanggan Nasional di Serang, Rabu (6/9) (Ridwan/Antara)
Serang (Antara News) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) wilayah Banten menargetkan jumlah peserta sampai akhir tahun 2017 sebanyak 1,3 juta orang.

"Sampai saat ini ada sebanyak 1,2 juta peserta, dan diharapkan bisa menjadi 1,3 juta peserta sampai akhir tahun 2017, dan untuk merealisasikan target tersebut kami sudah dan sedang menggaet para marbot dan guru ngaji untuk bisa ikutserta program jaminan hari tua (JHT) jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JK)," kata Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Banten Teguh Purwanto di sela-sela acara memperingati Hari Pelanggan Nasional di Serang, Rabu (6/9).

Sasaran ke guru mengaji dan marbot, menurut Teguh Purwanto, karena Banten yang terkenal dengan masyarakat religius memiliki banyak guru mengaji dan marbot yang honorer, sehingga potensi besar untuk mengajaknya bergabung di BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, Banten yang sebagiannya merupakan wilayah agraris memiliki banyak petani dan nelayan yang sampai saat ini masih banyak yang belum ikut serta program JHT juga menjadi sasarannya untuk menjaring mereka.

Memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada tanggal 4 September, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Wilayah Banten melakukan interaksi dengan peserta melalui donor darah yang diikuti para karyawan dan peserta program yang sedang mengklaim santunannya.

"Ini salah satu momentum bagi kami untuk bisa berinteraksi dengan pelanggan, karena diakui kami jarang bertemu dengan peserta, bahkan bisa sama sekali tidak pernah ketemu bila peserta meninggal dunia misalnya," kata Teguh Purwanto.

BPJS Ketenagakerjaan wilayah Banten yang memiliki enam kantor cabang dan delapan kantor cabang pembantu yang tersebar di delapan kabupaten dan kota secara serentak memperingati hari pelanggan nasional setiap tanggal 4 September.

Teguh Purwanto mengatakan BPJS ketenagakerjaan berbeda dengan instansi lain seperti BPJS Kesehatan yang hampir setiap hari bisa berinteraksi dengan pesertanya (pelanggan), sehingga BPJS Ketenagakerjaan harus pandai mencari momen-momen tertentu seperti pada hari pelanggan nasional ini untuk bisa bertemu dan berinteraksi sehingga mereka memiliki kenangan tersendiri bila sudah tidak lagi menjadi peserta.

"Kami ingin memperlihatkan kepada peserta bahwa kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka, dan selama ini memang kami sudah menjalankannya seperti memberi santunan secara cepat dan mudah," kata Teguh Purwanto didampingi Kepala Kantor Cabang Serang BPJS Ketenagakerjaan Muallif.

BPJS Ketenagakerjaan wilayah Banten memperingati hari pelanggan selama tiga hari dengan tema yang berbeda-beda seperti kantor cabang serang mengambil tema di hari pertama profesi, kemudian di hari kedua dengan tema bhineka tunggal ika dan di hari ketiga mengangkat budaya lokal dengan tema baduy (suku terasing di Kabupaten Lebak).

Editor: Ganet

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga