Cilegon (ANTARABanten) - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon, Provinsi Banten akan segera memperbaiki tempat pejalan kaki dari Terminal Terpadu Merak ke pelabuhan yang berlubang dan membahayakan pemudik.


"Kami sudah minta kepada DPU agar kondisi 'gang way' yang digunakan oleh pejalan kaki dari Terminal Terpadu Merak menuju Pelabuhan Merak, segera diperbaiki, sehingga tidak membahayakan bagi orang yang berjalan di atasnya," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Provinsi Banten, Erwin Harahap, Rabu.

Usulan perbaikan yang akan dikerjakan oleh DPU telah disampaikan Dishub, akan tetapi Erwin tidak mengetahui kapan perbaikan dilakukan.

"Sudah saya sampaikan tiga bulan lalu, tapi sampai sekarang belum juga dibenahi," katanya.

Padahal kata dia, kondisi tempat pejalan kaki dari Terminal Terpadu Merak menuju Pelabuhan Merak akan bergoyang jika dilalui oleh manusia.

"Kami sangat khawatir, 'gang way' yang keropos dengan panjang kurang lebih dua meter dan lebar tiga meter jebol ketika dilalui oleh ratusan bahkan ribuan pemudik Lebaran nanti, dan pasti akan ada korban," katanya menjelaskan.

Sementara itu, menurut salah seorang pedagang yang berada di kawasan itu, Marsito mengakui, keroposnya tempat pejalan kaki itu sudah terjadi hampir satu tahun.

"Kondisi di bawah tempat itu kopong atau tidak ada isinya, dan kami khawatir suata saat akan jebol. Apalagi sebentar lagi musim orang mudik Lebaran," katanya.

Kondisi tersebut sudah disampaikan para pedagang kepada pihak pengelola Terminal Terpadu Merak.

"Saya sering menyampaikan kondisi tempat itu yang bawahnya keropos dan kalau dilewati bergoyang kepada orang Dishub, tapi mereka mengaku kalau untuk perbaikan harus dilakukan oleh DPU," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Cilegon Yahya Bae tidak bersedia mmemberikan keterangan.

Namun menurut Sekretaris Dinas PU Ridwan, mengenai fisik di Terminal Terpadu Meral masih dalam pembahasan.