Bakrieland Dukung Gerakan Satu Miliar Pohon Pemerintah
Chief Corporate Affairs Officer PT Bakrieland Development Tbk, Yudy Rizard Hakim mengatakan, PT Bakrieland Development Tbk menyatakan kesiapannya untuk mendukung gerakan satu miliar pohon dengan mengerahkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) unit-unit bisnis yang dimilikinya. (Foto: Ganet/ ANTARA)

Jakarta (ANTARANews) - PT Bakrieland Development Tbk melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/ CSR) akan mendukung gerakan satu miliar pohon pemerintah yang akan diselenggarakan secara berkala mulai tahun 2011.


"Gerakan menanam pohon ini diselenggarakan diseluruh unit usaha PT Bakrieland Development Tbk yang berlokasi di Jakarta, Bogor, Cirebon, dan Lampung," kata Chief Corporate Affairs Officer PT Bakrieland Development Tbk, Yudy Rizard Hakim di Jakarta, Selasa.


Yudy mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan telah dilaksanakan unit usaha Bakrie sejak lama hanya saja ketika itu masih berjalan sendiri-sendiri, maka mulai tahun 2011 dan selanjutnya akan diselaraskan melalui induk usaha.


Program yang dinamakan "Pohon untuk Negeri" tidak sekedar membagikan pohon kepada masyarakat, akan tetapi juga memberikan pendidikan kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungan, papar Yudy.


Yudi mengatakan, dalam merancang bangunan PT Bakrieland Development Tbk yang bergerak di bidang pengembangan properti dan infrastruktur selalu mengacu kepada lingkungan.


"Seperti di Rasuna Epicentrum Kuningan tidak mungkin ditanami pohon-pohon besar seperti Sengon dan Trembesi, namun kita mengenal "green arsitektur" yang memungkinkan pengurangan penggunaan energi listrik, pemanfaatan air limbah, dan sebagainya," kata Yudy.


Yudy mengatakan, untuk kawasan hunian di Bogor Nirwana Residence akan ditanami pohon buah-buahan, sementara untuk Tol Kanci - Pejagan akan ditanami Sengon dan Trembesi, hal sama juga akan dilaksanakan di lahan mereka di Krakatoa Nirwana Resort seluas 40 hektare.


Bakrieland menargetkan untuk menanam lebih dari 74.000 bibit pohon di sekitar unit usaha Bakrieland, jelas Yudy.


Yudy mengatakan, pemilihan pohon trembesi dan sengon setelah melalui konsultasi dengan ahli-ahli lingkungan, ternyata selain memiliki nilai komersial, kedua pohon memiliki kemampuan menyerap CO2, emisi karbon, serta menyerap air hujan.


Yudy mengatakan, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan masyarakat melalui program kemitraan, dalam arti Bakrieland menyediakan lahan dan bibit tanaman, masyarakat yang memelihara, nanti hasilnya akan dibagi dua.


Dia juga menjelaskan untuk areal tanam seluas 40 hektare seperti Krakatoa pihaknya menjalin kerja sama dengan perusahaan yang berpengalaman dalam mengelola hutan produksi.


Yudy menjelaskan Sengon dan Trembesi dalam kurun waktu lima tahun sudah dapat dipanen, untuk itu pihaknya telah menyiapkan 30.000 pohon di Tol Kanci - Pejagan, 100 pohon di Sentra Timur Pulo Gebang, Jakarta Timur, mengingat lahannya masih memungkinkan.


Perusahaan juga akan membagikan 2.000 kantung benih tanaman Sansivera kepada pembeli (customer). Sansivera sendiri bukanlah tanaman keras akan tetapi memiliki kemampuan menyerap 107 unsur berbahaya di udara termasuk radiasi yang ditimbulkan komputer, televisi, telepon, dan lainnya.


PT Bakrieland Development Tbk pada tahun 2010 mengalokasikan anggaran CSR sebesar Rp5,9 miliar, serta akan terus ditingkatkan seiring dengan kemajuan yang dicapai unit-unit usaha, jelas dia.


Yudy mengatakan, perusahaan juga telah menginstruksikan untuk menyediakan ruang terbuka hijau pada setiap unit usaha, besarannya tidak harus 30 persen, namun kalau memang lahannya tersedia dapat ditingkatkan sampai dengan