Wali Kota Diminta Netral Pemilihan Gubernur Banten
Puluhan Mahasiswa tampak sedang membentangkan spanduk bertuliskan "Wali Kota Terpilih Jangan Mikirin Pemilu Gubernur", dalam aksi demonya di depan kampus Universitas Terbuka, Pamulang, yang merupakan lokasi pelantikan wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan.(irfan)
Tangerang, (ANTARABanten) - Puluhan Mahasiswa dari tiga perguruan tinggi meminta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie, bersikap netral dalam Pemilihan Gubernur.

"Wali Kota Tangsel, Airin, merupakan adik ipar dari Gubernur Banten. Sehingga, indikasi keterlibatan dalam membantu proses kampanye akan sangat mungkin terjadi. Apalagi, Ratu Atut sudah jelas akan maju dalam Pilgub. Jadi, kami meminta wali kota bersikap netral," kata koordinator aksi, Erick Dermawan mewakili mahasiswa ditemui di sela-sela demonstrasi di depan Kampus Univeritas Terbuka, Pamulang, Rabu.

Dalam aksi tersebut, puluhan mahasiswa yang berasal dari  Universitas di Tangerang Selatan, Banten, yakni Universitas Terbuka, Universitas Pamulang dan UIN Jakarta membentangkan spanduk yang bertuliskan "Wali Kota Terpilih Jangan Mikirin Pemilihan Gubernur" yang berukuran 20 meter dan dipasangkan di pintu masuk lokasi acara di Universitas Terbuka.

Selain itu, puluhan mahasiswa juga melakukan aksi membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk konsisten dalam mengawasi pembangunan dan pelayanan publik di Tangsel tanpa terganggu faktor pemilihan gubernur.

"Jangan sampai dana yang sudah dihabiskan untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota, tidak sesuai dengan orientasi di lapangan. Apalagi, masih banyak tugas yang harus dibenahi wali kota seperti sampah dan kemacetan," katanya.

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa mendapat pengawalan ketat dari kepolisian. Selain itu, satu unit water canon pun disiagakan. Meski tidak berakhir ricuh, namun puluhan mahasiswa tersebut tetap dikawal hingga aksi demonstrasi usai.

Sementara itu,  Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie, dilantik menjadi wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan, untuk periode 2011 - 2016 oleh Gubernur Banten.

Dalam acara pelantikan, hadir pula tiga penjabat wali kota Tangerang Selatan yakni HM Shaleh MT, Eutik Suarta dan Hidayat Djohari, yang ketika bersamaan, habis masa jabatannya. Selain itu, sejumlah anggota DPR RI pun tampak hadir seperti Maruar Sirait, Edo Kondolangit, Ruhut Sitompol dan Jazuli Juwaini.

Sementara itu, Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota setelah memenangkan Pemilihan Umum mengalahkan tiga pasangan lainnya.

Pasangan itu, yakni Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno, pasangan Rodiyah Najibah-Sulaeman Yasin dan pasangan Arsid-Andre Taulany, dalam pemungutan suara ulang tanggal 27 Februari, setelah sebelumnya Mahkamah Konstitusi memerintahkan dilakukan pemungutan suara ulang karena pada pemungutan suara tanggal 13 November 2010, dinyatakan telah ditemukan adanya keterlibatan PNS.