Lebak (ANTARABanten) - Jadwal keberangkatan kereta api tujuan Rangkasbitung-Jakarta relatif normal setelah mendapat bantuan gerbong pascakebakaran.

"Selama ini kedatangan dan keberangkatan KA tepat waktu," kata Kepala Stasiun Rangkasbitung, Suratman, di Rangkasbitung, Jumat.

Suratman mengatakan, selama tiga hari terakhir pascakebakaran rangkaian kereta api yang menghanguskan 24 gerbong kini kembali normal.

Ia menjelaskan, keberangkatan pulang pergi sebanyak 15 kali perjalanan rute Rangkasbitung-Jakarta dan Rangkasbitung-Merak berjalan lancar.

Menurut dia, semua penumpang terlayani dengan 15 jadwal keberangkatan dan kedatangan KA tersebut.

Pemberangkatan KA dari Stasiun Rangkasbitung mulai pukul 04.20 WIB dan terakhir pukul 15.55 WIB, katanya menambahkan.

Namun demikian, menurut dia, selama perjalanan normal diperkirakan penumpang mencapai 4.000 sampai 5.000 orang, terkecuali hari Senin sebanyak 9.000 orang.

"Saat ini kondisi stasiun tidak ada masalah dan semua penumpang terangkut menuju berbagai jurusan," katanya.

Dia juga mengatakan, pihaknya hingga kini belum menarik bangkai gerbong KA yang diparkir di Stasiun Rangkasbitung karena belum selesai pemeriksaan dari Puslabfor Mabes Polri.

Menurut dia, akibat belum ditarik bangkai gerbong tersebut, terpaksa memarkirkan rangkaian gerbong lainya di Stasiun Citeras, Jambu dan Catang.

Dengan memarkirkan di stasiun lain, kata dia, tentu bisa menghambat keberangkatan KA karena jarak tempuh ke lokasi Stasiun Rangkasbitung sangat berjauhan.

"Saya berharap pemeriksaan segera selesai karena jalur KA dipergunakan untuk parkir rangkaian gerbong," katanya.

Sementara itu, Abdurohim (45) seorang pengguna jasa angkutan KA Stasiun Rangkasbitung mengaku selama ini keberangkatan dan kedatangan KA tepat waktu dan semua penumpang terangkut.

"Saya berangkat dari Rangkasbitung pukul 04.20 WIB dan tiba di Stasiun Tanabang pukul 5.30 WIB," katanya.