Jakarta (ANTARA NEWS) - PT PP Tbk, BUMN yang bergerak di sektor jasa konstruksi memenangkan pekerjaan pembangunan Jembatan Batu Rusa II di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung senilai Rp134,5 miliar.

"Proyek ini murni dibiayai APBD provinsi setempat," kata Direktur Keuangan PP, Tumiyana saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pembangunan jembatan mengadopsi teknologi "bascule" atau dapat dibuka-tutup dari Eropa, merupakan pertama kali diterapkan di Indonesia.

"Sesuai kontrak kerja yang telah disepakati dengan Pemda Provinsi Babel proyek ini harus selesai dalam waktu 630 hari atau awal 2012," katanya.

Tumiyana mengatakan, PP menganggap pekerjaan jembatan Batu Rusa II sebagai unjuk kemampuan ahli dari Indonesia mengingat jembatan dengan teknologi semacam ini baru pertama kali diterapkan di Indonesia.

Tumiyana menjelaskan, dengan mengusung teknologi bascule maka tidak akan mengganggu lalulintas kapal-kapal besar yang melewati perairan di Babel.

Jembatan berdasarkan disain memiliki panjang 784,5 meter dan lebar 23,2 meter untuk empat lajur, teknologi bascule sendiri diaplikasikan pada bentang tengah, papar dia.

Menurut dia, dengan teknologi bascule maka tinggi jembatan hanya 15 meter saja, sehingga mempermudah kendaraan yang melintas di atasnya.

Dalam pembangunan jembatan, PP sebelumnya juga telah berhasil menyelesaikan proyek prestisius jembatan Balerang yang menghubungkan Pulau Batam - Rempang dan Pulau Galang.

Jembatan Batu Rusa II menjadi daya tarik (land mark) provinsi Babel untuk mengembangkan sektor pariwisata yang memang selama ini menjadi andalan, katanya.

Kontribusi pendapatan sektor properti perusahaan  masih dari pembangunan gedung 70 persen, sedangkan lainnya dari pembangunan tol, pelabuhan, jembatan, jelasnya.

"Proyek yang didapat tahun 2009 yang digarap tahun 2010 (carry over) ditambah proyek baru yang didapat tahun 2010 PP memperoleh pendapatan Rp2,2 Triliun.