Pandeglang, 25/5 (ANTARA) - Pemekaran wilayah di Kabupaten Pandeglang yang rencananya akan dibagi menjadi tiga kabupaten  masih kekurangan tiga persyaratan yakni ibu kota kabupaten, daftar aset dan dukungan dari daerah induk.
"Usulan pemekaran wilayah itu sudah kita sampaikan pada Pemerintah Provinsi Banten, dan setelah diverifikasi masih kekurangan tiga syarat yakni ibu kota calon kabupaten baru, daftar asset dan pernyataan dukungan dari kabupaten induk," kata Wakil Ketua Pansus Pemekaran Wilayah DPRD Pandeglang Duriat di Pandeglang, Selasa.
Pansus, kata dia, sudah sebulan ini bekerja untuk menyelesaikan ketiga persyaratan itu, dan diharapkan pada Juni 2010 sudah rampung sehingga dapat disampaikan ke pimpinan DPRD Pandeglang, untuk kemudian diteruskan ke Pemprov Banten.
DPRD Kabupaten Pandeglang membentuk pansus pemekaran wilayah sebagai tanggapan atas usulan masyarakat untuk membentuk dua kabupaten baru yakni Cibaliung dan Caringin.
Pansus, dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang guna membicarakan masalah persyarakat pembentukan dua kabupaten baru tersebut.
"Pemkab Pandeglang sebagai daerah induk, memiliki peran sangat penting dalam pemekaran wilayah ini, terutama terkait dengan asset dan dukungannya terhadap kabupaten baru itu," katanya.
Sebelumnya, perwakilan masyarakat yang menginginkan pembentukan Kabupaten Cibaliung dan Caringin mendatangi DPRD guna meminta dukungan terhadap pembentukan kabupaten baru tersebut.
Ketua Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cibaliung Ali Balfas menjelaskan, masyarakat Pandeglang di wilayah selatan kini sedang menunggu realisasi pembentukan kabupaten tersebut.
"Persyaratan pembentukan kabupaten baru itu sudah lengkap termasuk jumlah penduduk, potensi alam, jumlah kecamatan yang akan masuk dalam wilayah tersebut, dan kini kami sedang menunggu realisasinya," katanya.
Ia menjelaskan, jumlah penduduk yang ada pada kabupaten pemekaran itu sekitar 300 ribu jiwa yang tersebar pada delapan kecamatan dengan potensi sumber daya alam sekitar Rp25 miliar.
Mengenai nama kabupaten dan calon ibu kota, menurut dia, semua pihak yang terlibat dalam pemekaran itu telah sepakat untuk menggunakan nama Kabupaten Cibaliung dengan ibukota  di Kecamatan Cibaliung yang lokasinya berada di tengah-tengah wilayah itu.